Klaster Ponpes dan Rumah Tangga Penyumpang Terbanyak COVID-19 di Jateng
Senin, 05 Oktober 2020 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Ada Kejutan Kapolda Jateng untuk Pangdam Diponegoro di HUT TNI )
"Bersama Polda kami siap membuat champion sebagai ujung tombak edukasi dan sosialisasi. Polda bagus tadi, sudah punya data ada 670 komunitas dan 3027 organisasi masyarakat. Akan kami gandeng untuk meningkatkan edukasi pada masyarakat," tandasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, klaster paling banyak menyumbang angka kasus baru adalah klaster pondok pesantren dan klaster rumah tangga. Tapi yang terbesar saat ini adalah klaster pondok pesantren."Klaster ponpes terbanyak. Itu ada di Kebumen, Cilacap dan Banyumas," jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tidak mengesampingkan penanganan pada klaster lain seperti sekolah, kantor dan rumah tangga. Sebab, dengan penanganan klaster yang tepat, maka kasus COVID-19 bisa turun drastis.
"Angka 80 persen ini cukup tinggi, maka klaster memang saat ini yang menjadi fokus kami," sebutnya.
"Bersama Polda kami siap membuat champion sebagai ujung tombak edukasi dan sosialisasi. Polda bagus tadi, sudah punya data ada 670 komunitas dan 3027 organisasi masyarakat. Akan kami gandeng untuk meningkatkan edukasi pada masyarakat," tandasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, klaster paling banyak menyumbang angka kasus baru adalah klaster pondok pesantren dan klaster rumah tangga. Tapi yang terbesar saat ini adalah klaster pondok pesantren."Klaster ponpes terbanyak. Itu ada di Kebumen, Cilacap dan Banyumas," jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tidak mengesampingkan penanganan pada klaster lain seperti sekolah, kantor dan rumah tangga. Sebab, dengan penanganan klaster yang tepat, maka kasus COVID-19 bisa turun drastis.
"Angka 80 persen ini cukup tinggi, maka klaster memang saat ini yang menjadi fokus kami," sebutnya.
(msd)
Lihat Juga :