Perahu Terempas Ombak di Cidaun, Jasad Nelayan Ditemukan di Rancabuaya Garut
Selasa, 05 Mei 2020 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan telah ditemukannya korban Suharto, operasi SAR ditutup. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi antara lain Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Damkar Kabupaten Cianjur, Retana, Tagana, Scout Rescue, aparat Desa Sukapura, dan nelayan setempat," ujar dia.
Deden menuturkan, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur peristiwa tenggelam dan hilangnya Suharto terjadi pada Minggu 3 Mei 2020 dini hari.
Kapal nelayan Putra Tunggal yang ditumpangi korban Suharto bersama rekannya Sidiq (30), terempas ombak di perairan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Saat kejadian ketinggian ombak mencapai 4 meter.
Lantaran diterjang ombak, kapal yang dinaiki korban terbalik. Korban Sidik (30) berhasil menyelamatkan diri dan ditemukan warga terdampar di bibir pantai Jayanti pada Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Sedangkan korban Suharto hilang.
"Kedua korban melaut dari Ujung Genteng Sukabumi hingga Perairan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten cianjur," tutur Deden.
Deden menuturkan, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur peristiwa tenggelam dan hilangnya Suharto terjadi pada Minggu 3 Mei 2020 dini hari.
Kapal nelayan Putra Tunggal yang ditumpangi korban Suharto bersama rekannya Sidiq (30), terempas ombak di perairan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Saat kejadian ketinggian ombak mencapai 4 meter.
Lantaran diterjang ombak, kapal yang dinaiki korban terbalik. Korban Sidik (30) berhasil menyelamatkan diri dan ditemukan warga terdampar di bibir pantai Jayanti pada Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Sedangkan korban Suharto hilang.
"Kedua korban melaut dari Ujung Genteng Sukabumi hingga Perairan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten cianjur," tutur Deden.
(awd)
Lihat Juga :