Jelang Pilkada, ASN Kabupaten Bandung Diminta Jaga Netralitas

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 23:48 WIB
loading...
Jelang Pilkada, ASN...
Jajaran KPU, Bawaslu, dan Forkopimda saat mengunjungi Rumah Pemenangan Bedas di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/9/2020). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diminta menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung , Desember 2020 mendatang.

(Baca juga: Niat Sebar Hoaks Uji Vaksin COVID-19, Akhirnya 'Gatot' )

Permintaan tersebut disampaikan Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua Tim Sukses (Timses) pasangan calon bupati-wakil bupati Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan (Bedas) saat menerima kunjungan jajaran KPU, Bawaslu, dan Forkopimda Kabupaten Bandung di Rumah Pemenangan Bedas di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung , Sabtu (3/9/2020).

"Kami meminta jajaran KPU, Bawaslu, serta Forkopimda Kabupaten Bandung untuk sama-sama mengawal jalannya pesta demokrasi ini. Lebih khusus, kami meminta Bawaslu untuk melakukan pengawasan terhadap netralitas ASN dalam jalannya pilkada ini," tegas Cucu.

Cucu juga berharap, usur Forkopimda Kabupaten Bandung, di antaranya Kapolresta Bandung , Dandim 0624, serta Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung mengingatkan anggotanya dan ASN agar bertindak netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

"Sehingga, jalannya pilkada ini menjadi pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, dan rahasia, tanpa adanya intimidasi atau pelanggaran netralitas aparatur sipil negara," katanya. (Baca juga: 7 ASN Positif COVID-19, Dishub DIY Lakukan Swab Massal )

Diketahui, dalam kunjungannya, KPU, Bawaslu, dan Forkopimda Kabupaten Bandung menyosialisasikan Surat Keputusan KPU No. 465 terkait petunjuk teknis kampanye atau jalannya kampanye yang harus dilakukan tim pemenangan serta pasangan calon bupati dan wakil bupati sesuai dengan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Ketua KPU Kabupaten Bandung , Agus Baroya mengatakan, selain mengingatkan serta menyosialisasikan SK KPU RI tersebut, pihaknya pun sekaligus memperlihatkan contoh surat suara yang akan digunakan saat pencoblosan nanti.

Sementara itu, calon bupati Bandung nomor urut 3 , Dadang Supriatna menyatakan, bersama pasangannya Syahrul Gunawan siap berkomitmen dan menjalankan kampanye sesuai SK KPU RI tersebut. Bahkan, pria yang akrab disapa Kang DS itu mengaku sudah memiliki sejumlah strategi kampanye yang harus dilakukan di tengah pandemi COVID-19.

"Salah satunya, yakni memaksimalkan pengenalan serta sosialisasi visi misi menggunakan sistem daring," katanya. (Baca juga: Viral di Medsos, Tahanan Polsek Karang Jaya Muratara Kabur )

Diketahui, Pilkada Kabupaten Bandung 2020 diikuti tiga pasangan calon bupati-wakil bupati. Selain pasangan Bedas yang diusung PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS, pasangan lainnya yakni Yena Iskandar Ma'soem-Atep Rizal dan Nia Kurnia Agustina-Usman.

Yena Iskandar Ma'soem dan Atep Rizal merupakan pasangan nomor urut 2 yang diusung oleh PDIP dan PAN. Sedangkan Nia Kurnia Agustina dan Usman Sayogi nomor urut 2 yang diusung oleh Golkar dan Gerindra. Nia Kurnia Agustina sendiri adalah istri Bupati Bandung saat ini, Dadang Nasser.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Tinjau Program...
Kang Cucun Tinjau Program BSPS di Kabupaten Bandung, Soroti Kendala Lahan BUMN
Irma dan Jejak Pemberdayaan...
Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas melalui PNM Mekaar di Bandung
Sisihkan Penghasilan...
Sisihkan Penghasilan untuk Bantu Rakyat, Ahmad Najib Gelar PANsar Murah di Bandung
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Kapolda Jabar Bantu...
Kapolda Jabar Bantu 30 Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bandung
Kemenag Tinjau Lokasi...
Kemenag Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Anjasari Kabupaten Bandung
Pusat Pemberdayaan Desa...
Pusat Pemberdayaan Desa Universitas YARSI Pengabdian Masyarakat di Bandung
Bawaslu dan MK Diminta...
Bawaslu dan MK Diminta Usut Modus Baru di PSU Pilkada Bengkulu Selatan
Pengamat Minta Bawaslu...
Pengamat Minta Bawaslu Tangani Dugaan Pelanggaran dalam PSU Pilkada Bengkulu Selatan
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved