Rawat Pasien Isolasi, Hotel Covid-19 Sediakan Tenaga Medis
Kamis, 01 Oktober 2020 - 17:38 WIB
loading...
Petugas merapikan ruang isolasi mandiri pasien COVID-19 di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Foto/Dok/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Pasien positif Covid-19 di Jakarta yang isolasi di hotel akan dikontrol secara rutin oleh tim medis. Sedikitnya ada sembilan kamar hotel yang disediakan untuk tenaga medis dan aparat keamanan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Krisnadi menjelaskan, untuk hotel yang menangani pasien positif Covid-19 di Jakarta itu wajib mengosongkansembilan kamar dari jumlah fasilitas yang ada. Kamar tersebut diperuntukan untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan pihak keamanan dari unsur TNI-Polri yang ditugaskan di hotel tersebut.
"Dari 9 kamar yang disediakan,empat di antaranya untuk tempat menginap para tenaga medis sementara lima kamar sisanya buat petugas keamanan yang dilibatkan," kata Krisnadi kepada wartawan, Kamis (1/10/2020). (Baca juga: Forkopimko Jakut Dorong Apartemen dan Hotel Jadi Kawasan Bebas Covid-19 )Krisnadi menjelaskan, para tenaga medis yang disiagakan di hotel tempat karantina itu bertugas untuk memeriksa secara berkala kondisi kesehatan pasien terutama untuk mengantisipasi kalau ada pasien yang kondisinya memburuk dan harus dirujuk Rumah Sakit.
Sebab tempat karantina ini memang tidak menyediakan alat medis yang mumpuni mengingat pasien yang ditampung adalah Orang tanpa gejala (OTG) atau mereka yang bergejala ringan. (Baca juga: Begini Persiapan The Green Hotel Tampung Pasien OTG Covid-19 )
"Tim tenaga medis yang menentukan kondisi pasien. Jadi apabila tiba tiba pasien OTG melemah, dia sudah enggak bisa diisolasi di sini, harus dirawat di RS, itu nakes yang nentukan," pungkasnya. (Baca juga: Pekan Depan, Hotel Bintang 2 di Bekasi Ini Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19 )
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Krisnadi menjelaskan, untuk hotel yang menangani pasien positif Covid-19 di Jakarta itu wajib mengosongkansembilan kamar dari jumlah fasilitas yang ada. Kamar tersebut diperuntukan untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan pihak keamanan dari unsur TNI-Polri yang ditugaskan di hotel tersebut.
"Dari 9 kamar yang disediakan,empat di antaranya untuk tempat menginap para tenaga medis sementara lima kamar sisanya buat petugas keamanan yang dilibatkan," kata Krisnadi kepada wartawan, Kamis (1/10/2020). (Baca juga: Forkopimko Jakut Dorong Apartemen dan Hotel Jadi Kawasan Bebas Covid-19 )Krisnadi menjelaskan, para tenaga medis yang disiagakan di hotel tempat karantina itu bertugas untuk memeriksa secara berkala kondisi kesehatan pasien terutama untuk mengantisipasi kalau ada pasien yang kondisinya memburuk dan harus dirujuk Rumah Sakit.
Sebab tempat karantina ini memang tidak menyediakan alat medis yang mumpuni mengingat pasien yang ditampung adalah Orang tanpa gejala (OTG) atau mereka yang bergejala ringan. (Baca juga: Begini Persiapan The Green Hotel Tampung Pasien OTG Covid-19 )
"Tim tenaga medis yang menentukan kondisi pasien. Jadi apabila tiba tiba pasien OTG melemah, dia sudah enggak bisa diisolasi di sini, harus dirawat di RS, itu nakes yang nentukan," pungkasnya. (Baca juga: Pekan Depan, Hotel Bintang 2 di Bekasi Ini Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19 )
Lihat Juga :