One Health, Sinergi Berbagai Pihak untuk Sulut Bebas Rabies

Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:49 WIB
loading...
One Health, Sinergi...
Kegiatan vaksinasi rabies gratis menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Rabies Se-Dunia. Foto/SINDOnews/Cahya Sumirat
A A A
MANADO - Memperingati Hari Rabies se-Dunia tahun 2020, Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manado, bersama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut , serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sulut , melakukan vaksinasi gratis kepada ratusan hewan peliharaan di beberapa wilayah Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut ).

(Baca juga: BNN, Polisi, dan TNI Temukan 6 Hektare Ladang Ganja di Madina )

Kegiatan vaksinasi rabies gratis ini, menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Rabies se-Dunia yang diperingati setiap 28 September. Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan mengatakan, kegiatan vaksinasi gratis merupakan kerjasama berbagai pihak.

Kerjasama berbagai pihak ini, menurutnya menunjukkan jika semua berkolaborasi untuk menangani penyakit rabies di Sulut . Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memvaksinasi hewan peliharaannya ke dokter hewan.

"Jadi vaksinasi itu harus rutin dilakukan setahun sekali, kita harus menekan angka penularan rabies terutama dari hewan ke manusia. Karantina Pertanian Manado selalu memastikan HPR yang akan dilalulintaskan sudah dilakukan vaksinasi, dan secara hasil laboratorium titer antibodi protektif terhadap rabies di atas 0,5 IU/ml," tambahnya.

(Baca juga: Tengah Malam Jet-jet Tempur TNI AU Bombardir Lumajang )

Sementara itu, Ketua PDHI Cabang Sulut , Hanna O. Tioho menjelaskan, selain melakukan vaksinasi gratis kepada hewan peliharaan ada pula kegiatan kastrasi, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit rabies melalui radio-radio di Kota Manado.

"Vaksin rabies yang disediakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut , sebanyak 1.450 dosis, beserta spoid dan jarum suntik berdasarkan permohonan dari PDHI Cabang Sulut," ujar Hanna

Hanna berpesan, perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak baik itu dari kesehatan manusia maupun kesehatan hewan dalam menangani penyakit rabies ini dalam konsep "One Health".

(Baca juga: Awas! Tim Swab Hunter Dibentuk Berburu Pelanggar Prokes )

Berdasarkan informasi PDHI Cabang Sulut , terdapat 12 tempat penyelenggaraan vaksinasi gratis bagi hewan peliharaan yang dilakukan oleh PDHI Cabang Sulut tersebar di Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara.

One Stop Service (OSS) mencatat data lalu lintas pemasukan anjing ke wilayah Provinsi Sulut , pada periode Januari-September 2020 sebanyak 670 ekor dengan frekuensi 449 kali, sedangkan pemasukan kucing pada periode yang sama sebanyak 181 ekor dengan frekuensi 78 kali.

Sebagian besar pemasukan hewan-hewan tersebut berasal dari Jawa Timur, khususnya Surabaya, dan Malang. Lalu lintas pengeluaran anjing pada periode Januari-September dari Provinsi Sulut sebanyak 37 ekor dengan frekuensi 27 kali, sedangkan untuk kucing pada periode yang sama sebanyak 12 ekor dengan frekuensi enam kali.

Jakarta, Surabaya, Makassar, Palangkaraya, Halmahera Utara, Kupang, dan Medan, menjadi daerah tujuan hewan-hewan tersebut pada saat di lalu lintaskan. (Baca juga: IRT, Pengangguran, dan Satpam Ditangkap Polisi Gara-gara Narkoba )

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian , Ali Jamil mengatakan, salah satu kebijakan karantina hewan yang harus dilakukan adalah mempertahankan status bebas dari penyakit pada suatu area.

" Vaksinasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam mencegah penyebaran dan penularannya. Pendekatan One Health menjadi penting diterapkan dalam pencegahan penyebaran rabies. Mencegah penyebaran penyakit tidak cukup dilakukan Petugas dan Pemerintah. Namun peran serta seluruh masyarakat sangat diperlukan, apabila akan melalulintaskan hewan penular rabies laporkan kepada pejabat karantina didaerah anda," tutup Jamil.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Gempa M5,8 Guncang Bitung...
Gempa M5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Kejaksaan Diminta Segera...
Kejaksaan Diminta Segera Terbitkan P21 Kasus Kematian Hewan Melanie Subono
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
Momen Prabowo Joget...
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
Vaksinasi Rabies Gratis...
Vaksinasi Rabies Gratis Digencarkan, Jakarta Targetkan 45 Ribu Hewan pada 2026
Lee Hyori Unggah Foto...
Lee Hyori Unggah Foto Bersama Anjing Peliharaan, Rumah Berantakan Jadi Sorotan
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved