Bus Sekolah DKI Bawa Ribuan Pasien Terkonfirmasi Covid-19 ke Tempat Isolasi
Minggu, 27 September 2020 - 20:52 WIB
loading...
A
A
A
Selain dituntut tepat waktu, seluruh petugas harus siap selama 24 jam. Sebab, permintaan penjemputan tidak bisa diprediksi. Karena itu, pihaknya membagi petugas ke dalam beberapa tim.
"Kita sudah bagi tim, jadi minimal satu tim itu ada tujuh orang dan memiliki tugas yang berbeda. Ada yang tugasnya menyurvei tempat kemudian berkoordinasi dengan lokasi evakuasi, kemudian ada yang bertugas memasang dan mencopot APD dan ada yang mengawal bus sampai menyemprotkan disinfektan," ujar Ali.
(Baca juga: Selama PSBB Ketat, Volume Kendaraan Bermotor di Jakarta Turun 20%)
Untuk memastikan petugas terbebas dari penularan Covid-19, Dishub memodifikasi kabin penumpang dan kabin pengemudi. Selain itu, petugas yang berhak mengantar pasien Covid-19 ke tempat isolasi pun diseleksi secara ketat.
"Ada 30 orang dari 428 awak bus yang terpilih. Kita seleksi berdasarkan usia, kemudian riwayat kesehatan, keluarga. Kita upayakan yang belum berkeluarga dan yang ketiga keterampilan dalam membawa bus," ucapnya.
"Kita sudah bagi tim, jadi minimal satu tim itu ada tujuh orang dan memiliki tugas yang berbeda. Ada yang tugasnya menyurvei tempat kemudian berkoordinasi dengan lokasi evakuasi, kemudian ada yang bertugas memasang dan mencopot APD dan ada yang mengawal bus sampai menyemprotkan disinfektan," ujar Ali.
(Baca juga: Selama PSBB Ketat, Volume Kendaraan Bermotor di Jakarta Turun 20%)
Untuk memastikan petugas terbebas dari penularan Covid-19, Dishub memodifikasi kabin penumpang dan kabin pengemudi. Selain itu, petugas yang berhak mengantar pasien Covid-19 ke tempat isolasi pun diseleksi secara ketat.
"Ada 30 orang dari 428 awak bus yang terpilih. Kita seleksi berdasarkan usia, kemudian riwayat kesehatan, keluarga. Kita upayakan yang belum berkeluarga dan yang ketiga keterampilan dalam membawa bus," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :