12 Pasien Terpapar COVID-19 di RSUD Waisai Dikarantina Bukan Diisolasi

Minggu, 27 September 2020 - 17:11 WIB
loading...
12 Pasien Terpapar COVID-19...
RSUD Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. (Foto/Ist)
A A A
SORONG - Buruknya pelayanan ruang isolasi di RSUD Waisai Kabupaten Raja Ampat , Papua Barat untuk pasien COVID-19 terungkap.

Adalah Oktovina Tonapa, tenaga medis bagian laboratorium di RSUD Waisai bersama keluarga dan 12 orang lainnya berada di ruangan itu. Dia pun membeberkan keadaan dalam video dan viral di medsos.

Lalu bagaimana tanggapan pihak RSUD Waisai? Direktur RSUD Waisai, dr. Agus Arianto, S.pb yang dikonfirmasi Sindonews.com mengatakan, memang benar ada salah satu tenaga medis di RSUD Waisai, bernama Oktovina Tonapa yang dirawat di rumah sakit tersebut, karena terpapar COVID-19.

Namun terkait dengan pengakuan yang bersangkutan di dalam videonya tersebut, menurut Agus hal itu sangat tidak benar. "Dan pernyataan tenaga medis yang terpapar tersebut hanya bertujuan untuk memojokan pihak RSUD Waisai, Raja Ampat," kata dia, Minggu (27/9/2020). (BACA JUGA: Pak Bupati Raja Ampat Tolong Cek Pasien COVID-19 Diisolasi di RSUD Waisai 'Ditelantarkan')

Menurut Agus, tenaga medis atas nama Oktovina Tonapa dan 11 pasien lainnya yang di sebutkan di dalam video tersebut adalah pasien COVID-19 yang dilakukan karantina terhadap mereka, dan bukan dilakukan isolasi. Hal ini tentu penanganan terhadap mereka berbeda. Karena mereka pasien tanpa gejala maka dilakukan karantina dengan perawatan yang baik.

“Ya memang itu petugas rumah sakit. Tidak ada seperti yang disampaikan oleh yang bersangkutan (Oktovina Tonapa). Jadi saya perlu jelaskan yah, itu sebenarnya, yang bersangkutan mau masuk isolasi, karena ada riwayat batuk, terus ada sakit penyertanya diabetes. Terus dia juga sudah mengalami gejala tebing viver, itu petugas kami, “ungkap Agus Arianto.

“Kalau perhatikan, kami selalu perhatikan. Saya aja lihat-lihat dia, kalau dia jalan di depan sini, kan pasien karantina, Dia ini kan sodara kami, kalau perhatikan, kami perhatikan dia, apalagi dia tenaga medis disini, sudah ada dokter ahli juga lakukan pemeriksaan terhadap dia dan semua pasien covid, kami sangat perhatikan betul,” ujarnya. (BACA JUGA: Pasien COVID-19 Diisolasi di RSUD Waisai Raja Ampat Malah Beli Obat Sendiri)

Dia menyanyangkan sikap pasien COVID-19 yang juga merupakan tenaga medis di RSUD Waisai tersebut, yang dengan cara yang kurang baik membuka ke publik hal yang tidak benar. Apalagi soal vitamin dan pelayanan lainnya yang dituduhkan kepada pihak rumah sakit, dimana semua tidak dibicarakan baik-baik.

“Yang kami pertanyakan bentuk perhatian apa yang dia inginkan. Untuk soal vitamin misalnya, kan itu ada di rumah sakit, tinggal dia WA saja. Kan, kita ini saudaranya kan, kenapa harus seperti ini, tinggal wa dengan cara yang baik. Dia sudah bicara posting kiri kanan, ke pak Sekda, ke Pak Bupati, apakah caranya begitu, ini kan dia ibarat, menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri,”ungkap Agus.

Semua tuduhan yang disampaikan Oktovina, menurut Agus sangat jauh dari kenyataan yang ada semua diberlakukan secara baik dan manusiawi. Soal kepuasan pasien disaat pandemi tidak bisa dilihat secara sepihak. Apalagi saat ini semua tengah dilanda wabah. Agus bahkan dengan tegas mengatakan bahwa semua tuduhan yang bersangkutan tidak benar dan tanpa bukti.

“Dan saya tegaskan apa yang disampaikan oleh ibu ini tidak benar. Makan diperhatikan baik, pagi, siang sore.Dinas kesehatan perhatikan semua kondisi pasien kami cek baik," katanya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Surga Kecil di...
Jaga Surga Kecil di Timur: Rehabilitasi Karang dan Ribuan Mangrove di Kepulauan Raja Ampat
Masyarakat Adat Kawei...
Masyarakat Adat Kawei Raja Ampat Sampaikan Aspirasi ke Anggota DPD RI
Pemerintah Kembali Izinkan...
Pemerintah Kembali Izinkan Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat, DPR Ingatkan Potensi Kerusakan Hayati
Sorong Diguncang Gempa...
Sorong Diguncang Gempa M5,8, Dirasakan hingga Raja Ampat
ITB Ajak Pengelola Homestay...
ITB Ajak Pengelola Homestay Raja Ampat Tingkatkan Layanan
Jokowi Santai Namanya...
Jokowi Santai Namanya Dikaitkan dengan Kapal JKW dan Tambang Nikel di Raja Ampat
Perairan Raja Ampat...
Perairan Raja Ampat Perlu Transformasi Navigasi untuk Cegah Kecelakaan Berulang
Anggota DPD RI Apresiasi...
Anggota DPD RI Apresiasi Masyarakat Adat Raja Ampat yang Hibahkan Lahan
Soal Kepemilikan Pulau...
Soal Kepemilikan Pulau Sain, Piyai dan Kiyas, Kemendagri Diminta Tegas Sesuai Fakta Sejarah
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved