UMKM dan Program Padat Karya Dianggap Jadi Prioritas pada RAPBD-P

Minggu, 27 September 2020 - 17:07 WIB
loading...
UMKM dan Program Padat...
Suasana Gedung DPRD Makassar. Dewan mengusulkan pemberdayaan UMKM dan padat karya jadi prioritas pada APBD-P. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Program pemberdayaan UMKM dan padat karya sebagai pemulihan ekonomi dianggap paling prioritas padaanggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (RAPBD-P) kota Makassar.

Sejauh ini, DPRD Kota Makassar kembali menggelar rapat badan anggaran (Banggar), setelah berlangsung alot dalam sepekan terakhir, meghadirkan pandangan dan rekomendasi komisi di Gedung DPRD Kota Makassar jalan Pettarani, Minggu (27/9/2020).

Baca Juga: Dewan Tetapkan Pansus Ranperda Perubahan Perumda Parkir dan Pasar

RAPBD-P sendiri menjadi persoalan yang panjang, setelah terjadi tawar menawar program antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Makassar yang bersikukuh terhadap program prioritas di sisa tiga bulan terakhir.

Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar menganggap orientasi program yang digarap pemerintah kota, dirasa tidak murni mengacu pada pembangunan ekonomi sehingga pihaknya kembali mengusulkan program tersebut melalui rapat Banggar.

"Karena kami sesuai inpres dan permen yang memfokuskan anggaran di bidang pemulihan ekonomi sesuai komisi kami juga. Seperti pemulihan ekonomi dengan lebih fokus bantuan terhadap UMKM , kegiatan padat karya dan nasib tenaga kerja yang sudah dirumahkan," ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar William Laurin.

William yang dihubungi via seluler mengharapkan hal ini betul-betul bisa terealisasi. Dirinya masih menunggu keputusan Bagian Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar , untuk memutuskan seperti apa nantinya hasil pembahasan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Baca Juga: FPI Unjuk Rasa di DPRD Makassar Tolak Ranperda Minuman Beralkohol

"Komisi tidak dalam rangka menerima atau menolak, nanti di banggar yang memutuskan. Kami komisi memberikan rekomendasi hal-hal yang harus dilakukan di APBD-P. Tapi banggar yang merumuskan dan finalisasi hasilnya menyetujui atau tidak," ujar legislator PDIP tersebut.

Sebelumnya Ketua Banggar DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali mengatakan, PPAS memang masih menuai pertanyaan dari sejumlah komisi sehingga penyesuaian dianggap masih perlu dilakukan.

"Hasil rekomendasi belum kita terima semua, sehingga kita akan melakukan penyerasian kembali mempertanyakan apa yang menjadi masalah dalam PPAS," katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas UMKM, Pedagang Warung di Indonesia Dapat Perlindungan Usaha
Raker Komisi IV DPRD...
Raker Komisi IV DPRD Bogor-Dinkukmdagin, Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
DPR Bersama BRI Dorong...
DPR Bersama BRI Dorong Pelaku UMKM di Batam Naik Kelas
Majukan Pelaku Usaha...
Majukan Pelaku Usaha di Pontianak, Kementerian UMKM Gelar MikroDOTS Gratis
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Kementerian PU Buka...
Kementerian PU Buka Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat, Bakal Ada di 12.000 Lokasi
Serap 17 Ribu Tenaga...
Serap 17 Ribu Tenaga Kerja, Prabowo Minta Pembangunan Kampung Nelayan Dipercepat
Rekomendasi
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved