Tak Hadiri Deklarasi Damai, Paslon Eri-Armuji Jadi Sorotan
Minggu, 27 September 2020 - 12:15 WIB
loading...
Deklarasi damai yang digelar Bawaslu Surabaya pada Jumat (25/9) malam. Foto: Ist
A
A
A
SURABAYA - Acara deklarasi damai pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 yang digelar Bawaslu Surabaya pada Jumat (25/9) malam tak dihadiri oleh palson Eri Cahyadi -Armuji.
Kegiatan yang sangat krusial untuk memulai kampanye sejak 26 September sampai 5 Desember itu hanya dihadiri oleh palson nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman.(Baca juga : Air Mata Eri Cahyadi Meleleh Didoakan Jadi Wali Kota oleh 9 Kiai NU )
Ketidakhadiran paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan itu menjadi teka-teki. Sebab, dalam acara itu diselenggarakan penandatanganan pakta integritas sebagai komitmen bersama menjalani tahapan Pilwali Surabaya 2020 dengan bersih sesuai aturan yang berlaku.
Sayangnya, Eri-Armuji seolah mengabaikan acara itu dengan memilih tidak hadir. Meski hanya mengutus perwakilan dalam acara itu, namun kehadiran Eri-Armuji sangat dibutuhkan sebagai bukti bahwa mereka memiliki komitmen bersama melalui tahapan demi tahapan pilwali dengan bersih dan mengabaikan cara-cara yang tak terpuji.(Baca juga : Sosialisasi Eri-Armuji Dipenuhi Massa dan Dijemput Petugas COVID-19 )
"Harusnya menurut ketentuan itu harus disepakati bareng, komitmen itu harus bersama (semua paslon), ngak mungkin hanya sendirian," ujar pengamat politik Unair Surabaya Suko Widodo, Sabtu (26/9).
Kegiatan yang sangat krusial untuk memulai kampanye sejak 26 September sampai 5 Desember itu hanya dihadiri oleh palson nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman.(Baca juga : Air Mata Eri Cahyadi Meleleh Didoakan Jadi Wali Kota oleh 9 Kiai NU )
Ketidakhadiran paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan itu menjadi teka-teki. Sebab, dalam acara itu diselenggarakan penandatanganan pakta integritas sebagai komitmen bersama menjalani tahapan Pilwali Surabaya 2020 dengan bersih sesuai aturan yang berlaku.
Sayangnya, Eri-Armuji seolah mengabaikan acara itu dengan memilih tidak hadir. Meski hanya mengutus perwakilan dalam acara itu, namun kehadiran Eri-Armuji sangat dibutuhkan sebagai bukti bahwa mereka memiliki komitmen bersama melalui tahapan demi tahapan pilwali dengan bersih dan mengabaikan cara-cara yang tak terpuji.(Baca juga : Sosialisasi Eri-Armuji Dipenuhi Massa dan Dijemput Petugas COVID-19 )
"Harusnya menurut ketentuan itu harus disepakati bareng, komitmen itu harus bersama (semua paslon), ngak mungkin hanya sendirian," ujar pengamat politik Unair Surabaya Suko Widodo, Sabtu (26/9).
Lihat Juga :