Phadil dan Gaston, Kisah Persahabatan Manusia dengan Beruang Madu di Bukittinggi
Minggu, 27 September 2020 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Terkadang jika tidak dilayani, Gaston kerap merajuk dengan cara pergi ke sudut, seperti meratap ke dinding kandang. Melihat kelakuan ini/ phadil langsung menghentikan aktivitasnya menyapu dan mendekati gaston untuk bermain bersama.
Menurut Phadil, mereka bertemu pada 2015 lalu. Ketika itu, Gaston dibawa oleh warga Pariaman dalam kondisi kurus dan mengenaskan karena terpisah dari induknya.
![Phadil dan Gaston, Kisah Persahabatan Manusia dengan Beruang Madu di Bukittinggi]()
Beruang Gaston mengganggu Phadil yang sedang menyapu kandang. Foto/INEWSTv/Wahyu Sikumbang
Gaston dibawa ke Kinantan Zoo sebagai lembaga konservasi untuk perawatan dan penyelamatan beruang. Saat itu, Phadil yang baru tiga bulan bekerja di Kinantan Zoo ditugaskan untuk merawat Gaston kecil.
Berbekal rasa kasihan dan ilmu perawatan hewan buas secara otodidak, Phadil merawat Gaston dengan penuh kasih sayang hingga gaston pulih dari trauma.
Sejak saat itu, Gaston cenderung tergantung kepada Phadil dan seperti menganggap Phadil sebagai pengganti induknya.
Menurut Phadil, mereka bertemu pada 2015 lalu. Ketika itu, Gaston dibawa oleh warga Pariaman dalam kondisi kurus dan mengenaskan karena terpisah dari induknya.

Beruang Gaston mengganggu Phadil yang sedang menyapu kandang. Foto/INEWSTv/Wahyu Sikumbang
Gaston dibawa ke Kinantan Zoo sebagai lembaga konservasi untuk perawatan dan penyelamatan beruang. Saat itu, Phadil yang baru tiga bulan bekerja di Kinantan Zoo ditugaskan untuk merawat Gaston kecil.
Berbekal rasa kasihan dan ilmu perawatan hewan buas secara otodidak, Phadil merawat Gaston dengan penuh kasih sayang hingga gaston pulih dari trauma.
Sejak saat itu, Gaston cenderung tergantung kepada Phadil dan seperti menganggap Phadil sebagai pengganti induknya.
Lihat Juga :