Perahu Tongkang Terbalik di Waduk Cirata, Satu Orang Hilang Tenggelam
Jum'at, 25 September 2020 - 13:14 WIB
loading...
Perahu tongkang yang ditumpangi lima orang terbalik di Waduk Cirata tepatnya di Kampung Pasir Geulis, Desa Ciroyom, Kecamtan Cipeunduey, Kabupaten Bandung Barat (KBB). SINDOnews/Adi
A
A
A
BANDUNG BARAT - Perahu tongkang yang ditumpangi lima orang terbalik di Waduk Cirata tepatnya di Kampung Pasir Geulis, Desa Ciroyom, Kecamtan Cipeunduey, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (24/9/2020) petang sekitar pukul 18.00 WIB tersebut mengakibatkan satu orang hilang tenggelam , sementara empat lainnya berhasil diselamatkan oleh warga.
"Total di perahu tongkang itu ada lima orang, yang empat berhasil diselamatkan sementara satu lagi hilang dan masih dalam pencarian hingga sekarang," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo kepada SINDOnews, Jumat (25/9/2020) siang.
Duddy menyebutkan korban yang masih dicari bernama Indra (16) warga Kampung Ciroyom Hilir RT 25/09, Desa Ciroyom, Kecamtan Cipeunduey, KBB. Diduga korban tenggelam dan terbawa ke dasar waduk yang memiliki pusaran air cukup deras dan kedalaman lebih dari 10 meter.
Insiden yang terjadi menjelang Magrib tersebut, berawal saat korban bersama dengan empat teman sebayanya hendak menuju kolam apung yang berada di tengah waduk. Saat sudah jauh dari daratan, tiba-tiba perahu tongkang kehilangan keseimbangan dan terbalik.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (24/9/2020) petang sekitar pukul 18.00 WIB tersebut mengakibatkan satu orang hilang tenggelam , sementara empat lainnya berhasil diselamatkan oleh warga.
"Total di perahu tongkang itu ada lima orang, yang empat berhasil diselamatkan sementara satu lagi hilang dan masih dalam pencarian hingga sekarang," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo kepada SINDOnews, Jumat (25/9/2020) siang.
Duddy menyebutkan korban yang masih dicari bernama Indra (16) warga Kampung Ciroyom Hilir RT 25/09, Desa Ciroyom, Kecamtan Cipeunduey, KBB. Diduga korban tenggelam dan terbawa ke dasar waduk yang memiliki pusaran air cukup deras dan kedalaman lebih dari 10 meter.
Insiden yang terjadi menjelang Magrib tersebut, berawal saat korban bersama dengan empat teman sebayanya hendak menuju kolam apung yang berada di tengah waduk. Saat sudah jauh dari daratan, tiba-tiba perahu tongkang kehilangan keseimbangan dan terbalik.
Lihat Juga :