Jenguk Penderita Stroke, Bobby Janji Urus BPJS Kesehatan yang Tak Bisa Digunakan
Kamis, 24 September 2020 - 03:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ertidewi, sebenarnya keluarga mereka mendapat BPJS Kesehatan dari pemerintah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI). Namun saat berobat ke rumah sakit, ternyata data Syarifuddin tidak masuk sistem.
"Kata rumah sakit datanya ganda, sudah ada orang lain yang memakai nomor KK kami atas nama Syarifuddin. Padahal BPJS saya dan anak-anak masih aktif semua, hanya bapak (Syarifuddin) yang tidak bisa menggunakan BPJS ini," ungkapnya.
Perempuan yang hanya bisa menamatkan pendidikan SD inipun pernah coba bertanya ke Kelurahan Lalang untuk mencari tahu kejanggalan ini. Namun, jawaban staff kelurahan tidak memuaskan. "Mereka bilang memang sering terjadi hal-hal seperti itu. Rata-rata yang mengurus KTP tembak (ilegal), dengan mengambil data bapak," tuturnya. (BACA JUGA: De Bruyne, Lewandowski dan Neuer Berebut Penghargaan UEFA)
Juru Bicara Tim Pemenangan Bobby Nasution dan H Aulia Rachman, Sugiat Santoso mengungkapkan, kehadiran Bobby Nasution dan tim ke kediamannya untuk menjenguk Syarifuddin yang dikabarkan sedang sakit stroke. "Laporan yang kami terima BPJS Kesehatan juga tidak ada," ungkap Sugiat.
Dia mengatakan, kedatangan Bobby Nasution murni sebagai sesama umat Islam yang seiman dan seakidah, apalagi Islam mengajarkan untuk saling menguatkan. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Perkumpulan Darmais Kota Medan.
Dalam kesempatan ini, Bobby Nasution menyampaikan dirinya datang menjenguk, tulus ikhlas untuk menanyakan kondisi Syarifuddin.
"Apa yang kira-kira menjadi kendala keluarga ini, mudah-mudahan kami bisa membantu. Mungkin bukan serta merta menjadi solusi permasalahan, tapi mungkin ada sedikit bantuan yang kami berikan yang bisa dimanfaatkan keluarga pak Syarifuddin," tuturnya.
"Kata rumah sakit datanya ganda, sudah ada orang lain yang memakai nomor KK kami atas nama Syarifuddin. Padahal BPJS saya dan anak-anak masih aktif semua, hanya bapak (Syarifuddin) yang tidak bisa menggunakan BPJS ini," ungkapnya.
Perempuan yang hanya bisa menamatkan pendidikan SD inipun pernah coba bertanya ke Kelurahan Lalang untuk mencari tahu kejanggalan ini. Namun, jawaban staff kelurahan tidak memuaskan. "Mereka bilang memang sering terjadi hal-hal seperti itu. Rata-rata yang mengurus KTP tembak (ilegal), dengan mengambil data bapak," tuturnya. (BACA JUGA: De Bruyne, Lewandowski dan Neuer Berebut Penghargaan UEFA)
Juru Bicara Tim Pemenangan Bobby Nasution dan H Aulia Rachman, Sugiat Santoso mengungkapkan, kehadiran Bobby Nasution dan tim ke kediamannya untuk menjenguk Syarifuddin yang dikabarkan sedang sakit stroke. "Laporan yang kami terima BPJS Kesehatan juga tidak ada," ungkap Sugiat.
Dia mengatakan, kedatangan Bobby Nasution murni sebagai sesama umat Islam yang seiman dan seakidah, apalagi Islam mengajarkan untuk saling menguatkan. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Perkumpulan Darmais Kota Medan.
Dalam kesempatan ini, Bobby Nasution menyampaikan dirinya datang menjenguk, tulus ikhlas untuk menanyakan kondisi Syarifuddin.
"Apa yang kira-kira menjadi kendala keluarga ini, mudah-mudahan kami bisa membantu. Mungkin bukan serta merta menjadi solusi permasalahan, tapi mungkin ada sedikit bantuan yang kami berikan yang bisa dimanfaatkan keluarga pak Syarifuddin," tuturnya.
Lihat Juga :