Afifah Terkaya, Ini Daftar Kekayaan Peserta Pilkada Depok 2020
Rabu, 23 September 2020 - 21:55 WIB
loading...
Calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna bersama calon wakilnya Afifah Alia di KPU. Foto: R Ratna Purnama/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Para calon pemimpin kepala daerah yang maju dalam Pilkada Depok 2020 , telah melaporkan jumlah harta kekayaan. Besaran harta kekayaan tiap calon tersebut dilaporkan pada KPU Depok sebagai salah satu syarat. KPU Depok telah menetapkan dua paslon yaitu Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dan Pradi Supriatna-Afiah Alia.
Berdasarkan data yang dihimpun, para calon memiliki harta di atas Rp1 miliar. Dari empat nama tersebut, Afifah Alia yang merupakan calon perempuan satu-satunya itu memiliki harta paling banyak yaitu Rp33 miliar. Ketiga nama lainnya memiliki harta kekayaan kurang dari Rp 10 miliar. Seperti dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, diketahui bahwa Idris memiliki harta kurang lebih Rp3,1 miliar, sedangkan pasangannya yaitu Imam memiliki harta sebanyak Rp7,9 miliar. Pradi tercatat memiliki harta sebanyak Rp3,8 miliar.
Menanggapi itu, Afifah mengaku saat melapor ke KPU Depok dia tidak terlalu hafal secara detil. “Aku lupa detailnya dan aku enggak jumlahin soalnya kan ini sekian-sekian. Kalau enggak salah totalnya kurang lebih Rp 33 miliar,” kata Afifah di Depok, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: Sah, KPU Kota Depok Tetapkan Dua Pasangan Calon Wali Kota )
Harta yang dilaporkan tersebut, kata dia adalah harta miliknya sendiri. Jumlah harta yang dilaporkan adalah benda tidak bergerak berupa rumah dan lainnya. “Itu aset tidak bergerak. Kalau aset bergerak atas nama suami,” akunya. Afifah menuturkan, kendaraan yang dimiliki atas nama sang suami. Dia mengakui, yang paling besar jumlahnya adalah rumah yang ada di Jakarta Selatan. “Yang besar sih satu rumah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mungkin sekitar Rp15 miliar,” ucapnya.
Mohammad Idris: Tanah dan Bangunan Rp2.131.668.000. Tanah dan bangunan warisan seluas 1292 m2/100 m2 di Kota Depok, nilainya Rp502.820.000.
Kemudian, tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 1397 m2/400 m2 di Kota Depok, nilainya Rp1.356.589.000. Tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 321 m2/35 m2 di Kota Depok, nilainya Rp212.109.000. Tanah hasil sendiri seluas 75 m2 di Kota Depok, nilainya Rp60.150.000.
Berdasarkan data yang dihimpun, para calon memiliki harta di atas Rp1 miliar. Dari empat nama tersebut, Afifah Alia yang merupakan calon perempuan satu-satunya itu memiliki harta paling banyak yaitu Rp33 miliar. Ketiga nama lainnya memiliki harta kekayaan kurang dari Rp 10 miliar. Seperti dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, diketahui bahwa Idris memiliki harta kurang lebih Rp3,1 miliar, sedangkan pasangannya yaitu Imam memiliki harta sebanyak Rp7,9 miliar. Pradi tercatat memiliki harta sebanyak Rp3,8 miliar.
Menanggapi itu, Afifah mengaku saat melapor ke KPU Depok dia tidak terlalu hafal secara detil. “Aku lupa detailnya dan aku enggak jumlahin soalnya kan ini sekian-sekian. Kalau enggak salah totalnya kurang lebih Rp 33 miliar,” kata Afifah di Depok, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: Sah, KPU Kota Depok Tetapkan Dua Pasangan Calon Wali Kota )
Harta yang dilaporkan tersebut, kata dia adalah harta miliknya sendiri. Jumlah harta yang dilaporkan adalah benda tidak bergerak berupa rumah dan lainnya. “Itu aset tidak bergerak. Kalau aset bergerak atas nama suami,” akunya. Afifah menuturkan, kendaraan yang dimiliki atas nama sang suami. Dia mengakui, yang paling besar jumlahnya adalah rumah yang ada di Jakarta Selatan. “Yang besar sih satu rumah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mungkin sekitar Rp15 miliar,” ucapnya.
Mohammad Idris: Tanah dan Bangunan Rp2.131.668.000. Tanah dan bangunan warisan seluas 1292 m2/100 m2 di Kota Depok, nilainya Rp502.820.000.
Kemudian, tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 1397 m2/400 m2 di Kota Depok, nilainya Rp1.356.589.000. Tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 321 m2/35 m2 di Kota Depok, nilainya Rp212.109.000. Tanah hasil sendiri seluas 75 m2 di Kota Depok, nilainya Rp60.150.000.
Lihat Juga :