Relawan Khofifah di Pilgub Jatim Dukung Kelana-Dwi Astutik
Rabu, 23 September 2020 - 10:54 WIB
loading...
Relawan Kelana Aprilianto-Dwi Astuti menggelar rapat pemenangan Pilbup Sidoarjo 2020. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SIDOARJO - Dukungan untuk pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astuti di Pilbup Sidoarjo 2020 mulai mengalir. Kali ini datang dari kelompok perempuan yang dimotori Nur Kholisoh. Sebagian besar dari mereka adalah relawan yang turut memenangkan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.
(Baca juga: Pasien COVID-19 di Ponorogo Membeludak, Isolasi di Desa Diaktifkan )
"Pertama, kami silaturahim, dan kedua mempersatukan persepsi dengan elemen yang lain. Kami mewakili perempuan Sidoarjo , insyaallah akan memenangkan Kelana-Astuti," kata Kholisoh saat bergabung dengan 35 elemen relawan lainnya dalam rapat koordinasi di Waru, Sidoarjo, Rabu (22/9/2020).
Soal alasan memilih Kelana-Astuti, Kholisoh menilai pasangan ini merupakan warga Nahdlatul Ulama (NU) asli. Selain itu, track record, kapasitas, maupun kapabilitasnya tak diragukan lagi.
"Mbak Dwi seorang yang pintar, dia sarjana S3 dan itu layak kami dukung. Begitu juga Bapak Kelana, beliau adalah penasihat RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) PWNU Jatim yang notabene adalah NU asli," kata Kholisoh.
(Baca juga: Tanah Kas Desa Jadi SPBU, Pemdes Pacekelan Labrak Pemprov Jateng )
(Baca juga: Pasien COVID-19 di Ponorogo Membeludak, Isolasi di Desa Diaktifkan )
"Pertama, kami silaturahim, dan kedua mempersatukan persepsi dengan elemen yang lain. Kami mewakili perempuan Sidoarjo , insyaallah akan memenangkan Kelana-Astuti," kata Kholisoh saat bergabung dengan 35 elemen relawan lainnya dalam rapat koordinasi di Waru, Sidoarjo, Rabu (22/9/2020).
Soal alasan memilih Kelana-Astuti, Kholisoh menilai pasangan ini merupakan warga Nahdlatul Ulama (NU) asli. Selain itu, track record, kapasitas, maupun kapabilitasnya tak diragukan lagi.
"Mbak Dwi seorang yang pintar, dia sarjana S3 dan itu layak kami dukung. Begitu juga Bapak Kelana, beliau adalah penasihat RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) PWNU Jatim yang notabene adalah NU asli," kata Kholisoh.
(Baca juga: Tanah Kas Desa Jadi SPBU, Pemdes Pacekelan Labrak Pemprov Jateng )
Lihat Juga :