Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Jum'at, 24 Juli 2026 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dari event lari pada umumnya, erafone Run Bandung menghadirkan kombinasi road run dan trail run dalam satu pengalaman berlari yang membawa peserta melewati jalur hutan yang rindang, kawasan Lorong Lumut, Kawah Domas, hingga tantangan tanjakan menuju Kawah Ratu Tangkuban Perahu, sebelum kembali finis di area utama. Rute ini dirancang agar peserta tidak hanya mengejar catatan waktu terbaik, tetapi juga menikmati keindahan alam dan pengalaman berlari yang berkesan di salah satu destinasi wisata paling ikonik di Jawa Barat.
"Bandung memiliki ekosistem komunitas lari yang sangat aktif dan terus berkembang. Kami melihat potensi besar untuk menghadirkan sebuah event yang tidak hanya menarik bagi pelari lokal, tetapi juga mampu menjadi destinasi bagi peserta dari berbagai kota di Indonesia. Kami berharap erafone Run dapat memberikan dampak positif bagi komunitas, pariwisata, dan perekonomian lokal melalui kolaborasi bersama berbagai pihak," ujar Head of Region Erajaya Digital Ronald Suryadinata, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, Manager Regional Marketing Erajaya Digital Samuel Arief Gunawan mengatakan bahwa, selama empat tahun terakhir, erafone Run terus berkembang menjadi platform yang mempertemukan komunitas, pelanggan, dan masyarakat dalam semangat hidup sehat. “Tahun ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui Trail Run di Gunung Tangkuban Perahu dengan konsep sport, music, dan lifestyle. Kami berharap erafone Run tidak hanya menjadi event olahraga, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh peserta," ujarnya.
Selain menawarkan pengalaman berlari di alam terbuka, penyelenggara juga menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Erafone Run 2026 Bandung Series telah memperoleh rekomendasi dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan event trail run yang mengedepankan standar keselamatan, manajemen risiko, dan profesionalisme.
Seluruh titik penting di sepanjang rute akan dijaga oleh marshall, race official, dan tim medis, didukung sistem komunikasi yang terintegrasi agar setiap kondisi di lapangan dapat ditangani dengan cepat. Cut Off Time (COT) juga dirancang lebih longgar sehingga peserta dapat menikmati lintasan dengan aman sekaligus merasakan panorama alam Tangkuban Perahu secara maksimal.
"Bandung memiliki ekosistem komunitas lari yang sangat aktif dan terus berkembang. Kami melihat potensi besar untuk menghadirkan sebuah event yang tidak hanya menarik bagi pelari lokal, tetapi juga mampu menjadi destinasi bagi peserta dari berbagai kota di Indonesia. Kami berharap erafone Run dapat memberikan dampak positif bagi komunitas, pariwisata, dan perekonomian lokal melalui kolaborasi bersama berbagai pihak," ujar Head of Region Erajaya Digital Ronald Suryadinata, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, Manager Regional Marketing Erajaya Digital Samuel Arief Gunawan mengatakan bahwa, selama empat tahun terakhir, erafone Run terus berkembang menjadi platform yang mempertemukan komunitas, pelanggan, dan masyarakat dalam semangat hidup sehat. “Tahun ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui Trail Run di Gunung Tangkuban Perahu dengan konsep sport, music, dan lifestyle. Kami berharap erafone Run tidak hanya menjadi event olahraga, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh peserta," ujarnya.
Selain menawarkan pengalaman berlari di alam terbuka, penyelenggara juga menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Erafone Run 2026 Bandung Series telah memperoleh rekomendasi dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan event trail run yang mengedepankan standar keselamatan, manajemen risiko, dan profesionalisme.
Seluruh titik penting di sepanjang rute akan dijaga oleh marshall, race official, dan tim medis, didukung sistem komunikasi yang terintegrasi agar setiap kondisi di lapangan dapat ditangani dengan cepat. Cut Off Time (COT) juga dirancang lebih longgar sehingga peserta dapat menikmati lintasan dengan aman sekaligus merasakan panorama alam Tangkuban Perahu secara maksimal.
Lihat Juga :