Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Jum'at, 17 Juli 2026 - 17:46 WIB
loading...
Transformasi layanan transportasi publik kini tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan waktu. Akses setara bagi masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang berkualitas. Foto: Dok KAI
A
A
A
JAKARTA - Transformasi layanan transportasi publik kini tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan waktu. Akses yang setara bagi seluruh masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang berkualitas.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat layanan inklusif yang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tanpa terkecuali. Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan kelompok berkebutuhan khusus.
Fasilitas itu mulai dari guiding block, portable ramp, kursi roda, toilet ramah disabilitas, ruang laktasi, hingga petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mendampingi pelanggan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Baca juga: Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada modernisasi sarana dan teknologi, perusahaan juga memastikan setiap penumpang, termasuk perempuan, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, memperoleh akses yang aman dan nyaman saat menggunakan layanan kereta api.
Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno menilai inovasi layanan dan aspek inklusivitas merupakan elemen penting dalam pengembangan transportasi publik modern. Layanan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
"Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif," ujar Djoko dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global!
Pandangan serupa disampaikan Travel Content Creator Taufik Effendi yang telah merasakan layanan kereta api di 24 negara. Dia menilai pengalaman pelanggan kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan aspek operasional transportasi.
Menurut Taufik, perjalanan tidak lagi dipandang sekadar sarana untuk mencapai tujuan akhir. Penumpang saat ini juga menikmati berbagai pengalaman selama berada di stasiun maupun di dalam kereta, mulai dari pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung yang tersedia.
"Banyak yang bisa dinikmati selama perjalanan. Orang sekarang bukan hanya melihat tujuan akhirnya, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kereta. Hal-hal seperti pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri," ujar Taufik dalam podcast bertajuk Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content.
Melalui penguatan fasilitas inklusif, KAI berupaya memastikan setiap pelanggan memperoleh hak yang sama dalam menikmati perjalanan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan tidak hanya berorientasi pada efisiensi operasional, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan kenyamanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Dengan terus mengembangkan layanan ramah bagi seluruh kelompok pelanggan, KAI mempertegas komitmennya untuk menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif sehingga setiap perjalanan dapat dinikmati oleh semua kalangan secara setara.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat layanan inklusif yang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tanpa terkecuali. Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan kelompok berkebutuhan khusus.
Fasilitas itu mulai dari guiding block, portable ramp, kursi roda, toilet ramah disabilitas, ruang laktasi, hingga petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mendampingi pelanggan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Baca juga: Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada modernisasi sarana dan teknologi, perusahaan juga memastikan setiap penumpang, termasuk perempuan, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, memperoleh akses yang aman dan nyaman saat menggunakan layanan kereta api.
Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno menilai inovasi layanan dan aspek inklusivitas merupakan elemen penting dalam pengembangan transportasi publik modern. Layanan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
"Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif," ujar Djoko dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global!
Pandangan serupa disampaikan Travel Content Creator Taufik Effendi yang telah merasakan layanan kereta api di 24 negara. Dia menilai pengalaman pelanggan kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan aspek operasional transportasi.
Menurut Taufik, perjalanan tidak lagi dipandang sekadar sarana untuk mencapai tujuan akhir. Penumpang saat ini juga menikmati berbagai pengalaman selama berada di stasiun maupun di dalam kereta, mulai dari pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung yang tersedia.
"Banyak yang bisa dinikmati selama perjalanan. Orang sekarang bukan hanya melihat tujuan akhirnya, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kereta. Hal-hal seperti pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri," ujar Taufik dalam podcast bertajuk Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content.
Melalui penguatan fasilitas inklusif, KAI berupaya memastikan setiap pelanggan memperoleh hak yang sama dalam menikmati perjalanan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan tidak hanya berorientasi pada efisiensi operasional, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan kenyamanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Dengan terus mengembangkan layanan ramah bagi seluruh kelompok pelanggan, KAI mempertegas komitmennya untuk menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif sehingga setiap perjalanan dapat dinikmati oleh semua kalangan secara setara.
(jon)
Lihat Juga :