Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Jum'at, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
“Memang ada pihak-pihak yang selalu memandang rendah bangsa Indonesia, yang selalu menganggap remeh bangsa Indonesia, yang selalu mengejek bangsa Indonesia di belakang punggung kita. Memang mungkin karena kebaikan bangsa Indonesia, keramah-tamahan, bahwa bangsa kita begitu ramah, kita dinilai lemah. Kita dibilang bangsa yang santai, kita dibilang bangsa yang malas, bahwa rakyat Indonesia, para pribuminya hobinya tidur,” kata Prabowo.
“Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak. Mereka yang berlayar di laut mencari makan, mencari ikan itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita kerja keras. Tapi kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita hindari panas pada saat terik matahari,” tambah Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan tekad pemerintah mewujudkan agar Indonesia bisa menjadi menjadi negara yang modern, seperti bangsa Jepang. Dia juga ingin agar Indonesia menjadi bangsa yang produktif, bisa menghasilkan produk-produk industri.
“Kita punya segala sumber daya untuk itu, kita juga punya kapasitas, anak-anak kita juga tidak kalah pintar. Dan saya sudah merencanakan dan saya sudah melihat rencana-rencana riil, kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern, dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah membutuhkan penerimaan negara yang kuat untuk membiayai pelayanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan aparatur negara, serta pembangunan infrastruktur.
“Kita butuh uang untuk bikin pelayanan kesehatan yang terbaik, kita butuh uang untuk membayar gaji-gaji guru sehingga sekolah-sekolah kita menjadi juga tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Kita butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri kita dengan baik, kita butuh uang untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan yang modern,” pungkasnya.
“Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak. Mereka yang berlayar di laut mencari makan, mencari ikan itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita kerja keras. Tapi kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita hindari panas pada saat terik matahari,” tambah Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan tekad pemerintah mewujudkan agar Indonesia bisa menjadi menjadi negara yang modern, seperti bangsa Jepang. Dia juga ingin agar Indonesia menjadi bangsa yang produktif, bisa menghasilkan produk-produk industri.
“Kita punya segala sumber daya untuk itu, kita juga punya kapasitas, anak-anak kita juga tidak kalah pintar. Dan saya sudah merencanakan dan saya sudah melihat rencana-rencana riil, kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern, dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah membutuhkan penerimaan negara yang kuat untuk membiayai pelayanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan aparatur negara, serta pembangunan infrastruktur.
“Kita butuh uang untuk bikin pelayanan kesehatan yang terbaik, kita butuh uang untuk membayar gaji-gaji guru sehingga sekolah-sekolah kita menjadi juga tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Kita butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri kita dengan baik, kita butuh uang untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan yang modern,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :