Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kamis, 16 Juli 2026 - 18:28 WIB
loading...
Roy Suryo menunjukkan copy ijazah aslinya dari UNJ. Foto: Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Pakar Telematika Roy Suryo enggan mengambil pusing terkait dirinya yang dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan oleh Ketua Umum Gibranisti sekaligus pendiri YouTube Channel Bang Bill Offside, Taufik Bilfaqih. Laporan ini buntut validasi ijazah S3 Roy Suryo di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
"Ijazah siapa (yang dilaporkan)? Ijazah saya? bagus-bagus," kata Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).
Roy menegaskan, tidak ada permasalahan terkait ijazah tersebut. Menurutnya, ia hanya lambat dalam mengambil bukti tanda kelulusan tersebut. "Jadi artinya sah secara resmi Universitas Negeri Jakarta sudah kemudian menyerahkan dan tidak ada kesalahan apa pun karena saya hanya mungkin kalau dikatakan salah enggak salah,” ujarnya.
Baca juga: Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
“Saya hanya kemudian baru mengambil ijazah kemarin dan saya mengambil itu kemarin setelah UNJ itu digruduk ya oleh rombongan yang enggak jelas yang katanya punya legal standing kemudian memaksa ketemu perwakilan rektor ya," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menunjukkan copy ijazah aslinya dari UNJ. Bahkan, ia memamerkan nilainya yang mayoritas A. "Anda bisa baca berapa IP kumulatif saya: 3,86 dan tidak ada nilai lain selain A dan B. B saya hanya dua dibandingkan dengan keseluruhannya A ya," ucapnya.
"Saya IPK-nya bukan dua koma tapi 3,86 dan itu predikatnya adalah sangat memuaskan," sambungnya.
Sebelumnya, Roy Suryo dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan ini dilayangkan oleh Ketua Umum (Ketum) Gibranisti sekaligus pendiri YouTube Channel Bang Bill Offside, Taufik Bilfaqih, Selasa (16/7/2026).
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2805/VII/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN. Selain Roy Suryo (RS), Taufik juga melaporkan seorang berinisial FF yang diduga merupakan pendukung Roy Suryo.
Taufik menjelaskan, persoalan ini bermula dari rentetan kegaduhan terkait validasi gelar S3 Roy Suryo di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Taufik mengungkapkan dirinya merasa difitnah oleh pernyataan Roy Suryo dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini.
Menurutnya, pernyataan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu telah menyerang kehormatan dan harga dirinya di hadapan publik.
"Jadi kaitannya soal pencemaran nama baik, penghinaan, kehormatan, harga diri saya yang kemudian ada glorifikasi dari yang bersangkutan sehingga membuat orang-orang itu menilai saya ini adalah pemfitnah, saya ini pembohong, penyebar hoaks. Nah, ini saya enggak terima," ujar Taufik Bilfaqih di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).
Taufik mengaku awalnya hanya melakukan penelusuran akademis mengenai status kemahasiswaan Roy Suryo di UNJ. Namun, kata dia, Roy Suryo justru memberikan respons yang dianggap menyudutkan pelapor.
Dia menilai ada unsur niat jahat dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh Roy Suryo.
"Gara-gara dia mengklarifikasi soal UNJ-nya semakin kita temukan banyak hal yang janggal, termasuk juga dari pernyataan-pernyataan beliau yang entah itu kepleset, dan aku juga melihat kadang-kadang bukan cuma kepleset, ini ada mens rea-nya gitu. Apalagi dia menuduh saya, dia memfitnah saya memfitnah dia," tegas Taufik.
"Ijazah siapa (yang dilaporkan)? Ijazah saya? bagus-bagus," kata Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).
Roy menegaskan, tidak ada permasalahan terkait ijazah tersebut. Menurutnya, ia hanya lambat dalam mengambil bukti tanda kelulusan tersebut. "Jadi artinya sah secara resmi Universitas Negeri Jakarta sudah kemudian menyerahkan dan tidak ada kesalahan apa pun karena saya hanya mungkin kalau dikatakan salah enggak salah,” ujarnya.
Baca juga: Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
“Saya hanya kemudian baru mengambil ijazah kemarin dan saya mengambil itu kemarin setelah UNJ itu digruduk ya oleh rombongan yang enggak jelas yang katanya punya legal standing kemudian memaksa ketemu perwakilan rektor ya," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menunjukkan copy ijazah aslinya dari UNJ. Bahkan, ia memamerkan nilainya yang mayoritas A. "Anda bisa baca berapa IP kumulatif saya: 3,86 dan tidak ada nilai lain selain A dan B. B saya hanya dua dibandingkan dengan keseluruhannya A ya," ucapnya.
"Saya IPK-nya bukan dua koma tapi 3,86 dan itu predikatnya adalah sangat memuaskan," sambungnya.
Sebelumnya, Roy Suryo dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan ini dilayangkan oleh Ketua Umum (Ketum) Gibranisti sekaligus pendiri YouTube Channel Bang Bill Offside, Taufik Bilfaqih, Selasa (16/7/2026).
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2805/VII/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN. Selain Roy Suryo (RS), Taufik juga melaporkan seorang berinisial FF yang diduga merupakan pendukung Roy Suryo.
Taufik menjelaskan, persoalan ini bermula dari rentetan kegaduhan terkait validasi gelar S3 Roy Suryo di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Taufik mengungkapkan dirinya merasa difitnah oleh pernyataan Roy Suryo dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini.
Menurutnya, pernyataan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu telah menyerang kehormatan dan harga dirinya di hadapan publik.
"Jadi kaitannya soal pencemaran nama baik, penghinaan, kehormatan, harga diri saya yang kemudian ada glorifikasi dari yang bersangkutan sehingga membuat orang-orang itu menilai saya ini adalah pemfitnah, saya ini pembohong, penyebar hoaks. Nah, ini saya enggak terima," ujar Taufik Bilfaqih di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).
Taufik mengaku awalnya hanya melakukan penelusuran akademis mengenai status kemahasiswaan Roy Suryo di UNJ. Namun, kata dia, Roy Suryo justru memberikan respons yang dianggap menyudutkan pelapor.
Dia menilai ada unsur niat jahat dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh Roy Suryo.
"Gara-gara dia mengklarifikasi soal UNJ-nya semakin kita temukan banyak hal yang janggal, termasuk juga dari pernyataan-pernyataan beliau yang entah itu kepleset, dan aku juga melihat kadang-kadang bukan cuma kepleset, ini ada mens rea-nya gitu. Apalagi dia menuduh saya, dia memfitnah saya memfitnah dia," tegas Taufik.
(rca)
Lihat Juga :