SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata, Menteri Jumhur: Jatim Ranking 1 Jaga Lingkungan
Kamis, 16 Juli 2026 - 17:51 WIB
loading...
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan ranking 1 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Foto/istimewa
A
A
A
JATIM - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan ranking 1 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Peringkat tersebut diberikan lantaran Pemprov Jatim berhasil dalam menjaga lingkungan hidup dan mengelola sampah di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat saat mengunjungi lokasi Program Adiwiyata dan SIKAP SMAN 1 Gresik, Jawa Timur, Rabu, 15 Juli 2026.
"Kehadiran saya di sini memberikan endorsement atas prestasi hasil kerja Provinsi Jawa Timur dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah, agar bisa diikuti daerah provinsi lainnya," katanya, Kamis (16/7/2026).
Menurut Jumhur, kunjungan kerja ke Jawa Timur dilakukan dalam rangka mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Timur dalam menjaga lingkungan hidup dan mengelola sampah. Jumhur menyebut, apa yang sudah dilakukan Pemprov Jawa Timur bisa menjadi contoh baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
"Ini menjadi contoh baik bagi provinsi lain agar tidak abai dan bisa memperbaiki diri dalam hal menjaga lingkungan dan mengelola sampah di wilayahnya," katanya.
Dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Jumhur Hidayat juga menyempatan diri mengunjungi sekolah berprestasi yang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata dari KLH.
"KLH ada program bernama Adiwiyata yakni memberikan penilaian terhadap sekolah yang peduli dan mengedukasi menjaga lingkungan hidup dengan baik. Kriteria penilaian yang dilakukan KLH adalah apa yang dilakukan sekolah dalam mengedukasi soal lingkungan dilakukan secara mandiri. Sehingga sekolah inilah yang terpilih sebagai sekolah yang terbaik di Indonesia dan layak mendapatkan Adiwiyata Mandiri," ucapnya.
Lihat video: Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Pengolahan Sampah di Pasar Caringin, Bandung
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengatakan, SMAN 1 Gresik berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri di Bidang Lingkungan Hidup karena sukses mengembangkan sikap inisiatif peduli terhadap lingkungan hidup.
Sekolah ini juga berhasil mengembangkan potensi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan pemerintah yakni, dengan lahan dan fasilitas yang terbatas, sekolah ini mampu mengajarkan para siswa untuk melaksanakan pilot project bercocok tanam dan peternakan.
Hasil dari aktivitas ini berjalan hingga hilirisasinya, di mana ada produk-produk yang dihasilkan bisa dimasak atau dikemas dalam bentuk makanan frozen, "Ketika kita bercerita tentang ketahanan pangan, selama ini perspektif masyarakat harus dengan hamparan wilayah yang luas tapi ternyata kita bisa melakukan itu di lahan yang terbatas," katanya.
Menurut Khofifah, keberhasilan sekolah SMAN 1 Gresik ini meraih Adiwiyata Mandiri menjadi referensi bagi semua institusi, bukan hanya bagi sekolah lain tapi bagi semua masyarakat. "Jadi kalau ada lahan, ayo menanam apa saja yang bisa ditanam, bisa pertanian, peternakan atau perikanan," ujarnya.
Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat saat mengunjungi lokasi Program Adiwiyata dan SIKAP SMAN 1 Gresik, Jawa Timur, Rabu, 15 Juli 2026.
"Kehadiran saya di sini memberikan endorsement atas prestasi hasil kerja Provinsi Jawa Timur dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah, agar bisa diikuti daerah provinsi lainnya," katanya, Kamis (16/7/2026).
Menurut Jumhur, kunjungan kerja ke Jawa Timur dilakukan dalam rangka mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Timur dalam menjaga lingkungan hidup dan mengelola sampah. Jumhur menyebut, apa yang sudah dilakukan Pemprov Jawa Timur bisa menjadi contoh baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
"Ini menjadi contoh baik bagi provinsi lain agar tidak abai dan bisa memperbaiki diri dalam hal menjaga lingkungan dan mengelola sampah di wilayahnya," katanya.
Dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Jumhur Hidayat juga menyempatan diri mengunjungi sekolah berprestasi yang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata dari KLH.
"KLH ada program bernama Adiwiyata yakni memberikan penilaian terhadap sekolah yang peduli dan mengedukasi menjaga lingkungan hidup dengan baik. Kriteria penilaian yang dilakukan KLH adalah apa yang dilakukan sekolah dalam mengedukasi soal lingkungan dilakukan secara mandiri. Sehingga sekolah inilah yang terpilih sebagai sekolah yang terbaik di Indonesia dan layak mendapatkan Adiwiyata Mandiri," ucapnya.
Lihat video: Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Pengolahan Sampah di Pasar Caringin, Bandung
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengatakan, SMAN 1 Gresik berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri di Bidang Lingkungan Hidup karena sukses mengembangkan sikap inisiatif peduli terhadap lingkungan hidup.
Sekolah ini juga berhasil mengembangkan potensi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan pemerintah yakni, dengan lahan dan fasilitas yang terbatas, sekolah ini mampu mengajarkan para siswa untuk melaksanakan pilot project bercocok tanam dan peternakan.
Hasil dari aktivitas ini berjalan hingga hilirisasinya, di mana ada produk-produk yang dihasilkan bisa dimasak atau dikemas dalam bentuk makanan frozen, "Ketika kita bercerita tentang ketahanan pangan, selama ini perspektif masyarakat harus dengan hamparan wilayah yang luas tapi ternyata kita bisa melakukan itu di lahan yang terbatas," katanya.
Menurut Khofifah, keberhasilan sekolah SMAN 1 Gresik ini meraih Adiwiyata Mandiri menjadi referensi bagi semua institusi, bukan hanya bagi sekolah lain tapi bagi semua masyarakat. "Jadi kalau ada lahan, ayo menanam apa saja yang bisa ditanam, bisa pertanian, peternakan atau perikanan," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :