Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Jum'at, 10 Juli 2026 - 18:20 WIB
loading...
Nurdiansyah Alasta bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dukungan terhadap Nurdiansyah Alasta untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Aceh mendatang terus menguat. Selain dari mayoritas DPC Partai Demokrat, dukungan terhadap Nurdiansyah juga datang dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem).
Mualem yang juga ketua umum Partai Aceh sekaligus Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) menilai Nurdiansyah memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk memimpin Partai Demokrat Aceh ke depan.
Dalam surat dukungannya, Mualem menilai Nurdiansyah memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta mampu membangun hubungan dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Aceh. Selain itu, rekam jejak pengabdian Nurdiansyah kepada masyarakat Aceh dinilai menjadi modal penting dalam memimpin partai berlambang mercy tersebut.
Baca Juga: AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
"Beliau telah menunjukkan komitmen dan kemampuan yang baik dalam mengawal berbagai program strategis di bidang infrastruktur, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan sektor pembangunan lainnya," ujar Mualem dalam surat dukungannya, dilihat Jumat (10/7/2026).
Mualem meyakini bahwa dengan pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi lintas sektor, serta kepemimpinan yang dimilikinya, Nurdiansyah Alasta mampu membawa Partai Demokrat Aceh menjadi organisasi partai yang semakin solid, progresif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Aceh.
Menanggapi dukungan yang diberikan Mualem, Nurdiansyah Alasta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan tersebut. Nurdiansyah menyebut dukungan dari Mualem merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi dorongan moral untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Aceh dan memperkuat peran Partai Demokrat di daerah. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Muzakir Manaf atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya," ujarnya.
Nurdiansyah menyebut dukungan ini merupakan kehormatan besar sekaligus amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, dedikasi, dan komitmen untuk membesarkan Partai Demokrat di Aceh.
Namun, keputusan menurutnya sepenuhnya berada pada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Keputusan ada di tangan Ketum AHY dan saya siap menerima apa pun keputusan ketum," pungkasnya.
Mualem yang juga ketua umum Partai Aceh sekaligus Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) menilai Nurdiansyah memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk memimpin Partai Demokrat Aceh ke depan.
Dalam surat dukungannya, Mualem menilai Nurdiansyah memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta mampu membangun hubungan dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Aceh. Selain itu, rekam jejak pengabdian Nurdiansyah kepada masyarakat Aceh dinilai menjadi modal penting dalam memimpin partai berlambang mercy tersebut.
Baca Juga: AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
"Beliau telah menunjukkan komitmen dan kemampuan yang baik dalam mengawal berbagai program strategis di bidang infrastruktur, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan sektor pembangunan lainnya," ujar Mualem dalam surat dukungannya, dilihat Jumat (10/7/2026).
Mualem meyakini bahwa dengan pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi lintas sektor, serta kepemimpinan yang dimilikinya, Nurdiansyah Alasta mampu membawa Partai Demokrat Aceh menjadi organisasi partai yang semakin solid, progresif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Aceh.
Menanggapi dukungan yang diberikan Mualem, Nurdiansyah Alasta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan tersebut. Nurdiansyah menyebut dukungan dari Mualem merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi dorongan moral untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Aceh dan memperkuat peran Partai Demokrat di daerah. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Muzakir Manaf atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya," ujarnya.
Nurdiansyah menyebut dukungan ini merupakan kehormatan besar sekaligus amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, dedikasi, dan komitmen untuk membesarkan Partai Demokrat di Aceh.
Namun, keputusan menurutnya sepenuhnya berada pada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Keputusan ada di tangan Ketum AHY dan saya siap menerima apa pun keputusan ketum," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :