Ada Kabar Digusur, Warga Kertajati Datangi Pohon Jati Pereket
Selasa, 22 September 2020 - 12:19 WIB
loading...
Sejumlah warga masih berada di sekitar Pohon Jati Pereket. Foto/SINDOnews/Inin Nastain
A
A
A
MAJALENGKA - Warga Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka , Jawa Barat, dihebohkan dengan kabar rencana pembongkaran Pohon Jati Pereket. Kabar tersebut menyusul rencana pelebaran ruas jalan Kertajati, jalur Kadipaten-Jatitujuh.
(Baca juga: Ganjar Ngamuk di Kantin DPRD Jateng, Ini Reaksi Ketua Dewan )
Kehebohan tersebut dipicu dari status pohon Jati yang dinilai warga sekitar memiliki nilai sejarah tersendiri. Pasalnya, pohon Jati yang terletak di pinggir jalan raya, dengan kondisi sudah tidak berdaun itu telah hidup sejak ratusan tahun silam.
"Warga sini, saat ini tidak ada yang tau pasti usia pohon Jati ini. Yang pasti, kata kakek saya, pohon ini sudah ada saat zaman kakek. Saya sendiri sekarang 65 tahun," kata salah satu warga, Ahrodin.
Warga lainnya, Yaya Supriyatna berharap, mengingat nilai sejarah yang dimilikinya, pohon Jati itu tidak jadi dirobohkan. Alih-alih dirobohkan, Yaya meminta ada perubahan jalur, agar pohon itu tetap di tempat semula. "Sedikit berbelok lah jalannya. Biarkan pohon Jati itu di tengah-tengah jalan, semacam taman gitu," ungkap dia.
(Baca juga: Ganjar Ngamuk di Kantin DPRD Jateng, Ini Reaksi Ketua Dewan )
Kehebohan tersebut dipicu dari status pohon Jati yang dinilai warga sekitar memiliki nilai sejarah tersendiri. Pasalnya, pohon Jati yang terletak di pinggir jalan raya, dengan kondisi sudah tidak berdaun itu telah hidup sejak ratusan tahun silam.
"Warga sini, saat ini tidak ada yang tau pasti usia pohon Jati ini. Yang pasti, kata kakek saya, pohon ini sudah ada saat zaman kakek. Saya sendiri sekarang 65 tahun," kata salah satu warga, Ahrodin.
Warga lainnya, Yaya Supriyatna berharap, mengingat nilai sejarah yang dimilikinya, pohon Jati itu tidak jadi dirobohkan. Alih-alih dirobohkan, Yaya meminta ada perubahan jalur, agar pohon itu tetap di tempat semula. "Sedikit berbelok lah jalannya. Biarkan pohon Jati itu di tengah-tengah jalan, semacam taman gitu," ungkap dia.
Lihat Juga :