Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Kamis, 02 Juli 2026 - 10:25 WIB
loading...
Tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, Taufik Hidayat, akhirnya muncul di hadapan publik. Foto: IMG
A
A
A
BANDUNG - Tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, Taufik Hidayat, akhirnya muncul di hadapan publik. Ia terlihat saat akan menjalani proses rekonstruksi di Mapolda Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).
Dari foto yang diterima iNews Media Group (IMG), Taufik Hidayat tampak mengenakan baju tahanan berwarna merah menyala dengan kerah hitam. Penampilannya terlihat religius dengan mengenakan peci atau kopiah rajut berwarna putih di kepalanya.
Wajah Taufik tertutup masker medis berwarna biru. Sambil terus menundukkan kepala, ia dikawal ketat oleh sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman saat digiring menuju ruang rekonstruksi di Direktorat Reserse PPA & PPO Mapolda Jabar.
Baca juga: Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Kehadiran Taufik langsung diserbu oleh sorotan kamera ponsel dan kamera wartawan yang telah menunggu di lokasi. Diketahui, proses reka ulang kasus tersebut berlangsung secara tertutup di area Gedung Direktorat Reserse PPA & PPO (Pelayanan Perempuan dan Anak).
Penjagaan ketat oleh sejumlah personel kepolisian juga sudah diberlakukan selama proses reka adegan berlangsung. Adapun keputusan memindahkan lokasi rekonstruksi dari indekos asli ke Mapolda dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan situasi di lingkungan tempat tinggal tersangka dan korban.
Dalam reka adegan, polisi menyiapkan enam lokasi simulasi yang mencakup berbagai ruangan, seperti kamar dan dapur. Ruangan-ruangan ini menjadi saksi bisu aksi keji Taufik Hidayat saat menyekap dan menganiaya YTR.
Rekonstruksi tersebut disaksikan oleh sejumlah pihak diantaranya Jutek Bongso (Kuasa Hukum korban), Agus Setiadi (Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jabar), Sri Suparyati (Wakil Ketua LPSK), Taufik hidayat (Tersangka), hingga Apip shandy (Kakak korban).
Dari foto yang diterima iNews Media Group (IMG), Taufik Hidayat tampak mengenakan baju tahanan berwarna merah menyala dengan kerah hitam. Penampilannya terlihat religius dengan mengenakan peci atau kopiah rajut berwarna putih di kepalanya.
Wajah Taufik tertutup masker medis berwarna biru. Sambil terus menundukkan kepala, ia dikawal ketat oleh sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman saat digiring menuju ruang rekonstruksi di Direktorat Reserse PPA & PPO Mapolda Jabar.

Baca juga: Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Kehadiran Taufik langsung diserbu oleh sorotan kamera ponsel dan kamera wartawan yang telah menunggu di lokasi. Diketahui, proses reka ulang kasus tersebut berlangsung secara tertutup di area Gedung Direktorat Reserse PPA & PPO (Pelayanan Perempuan dan Anak).
Penjagaan ketat oleh sejumlah personel kepolisian juga sudah diberlakukan selama proses reka adegan berlangsung. Adapun keputusan memindahkan lokasi rekonstruksi dari indekos asli ke Mapolda dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan situasi di lingkungan tempat tinggal tersangka dan korban.
Dalam reka adegan, polisi menyiapkan enam lokasi simulasi yang mencakup berbagai ruangan, seperti kamar dan dapur. Ruangan-ruangan ini menjadi saksi bisu aksi keji Taufik Hidayat saat menyekap dan menganiaya YTR.
Rekonstruksi tersebut disaksikan oleh sejumlah pihak diantaranya Jutek Bongso (Kuasa Hukum korban), Agus Setiadi (Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jabar), Sri Suparyati (Wakil Ketua LPSK), Taufik hidayat (Tersangka), hingga Apip shandy (Kakak korban).
(rca)
Lihat Juga :