Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut AHY, kompetensi dan integritas harus berjalan beriringan. Kemampuan teknis yang tinggi tidak akan berarti apabila tidak disertai karakter yang kuat.
Sebaliknya, integritas akan menjadi kekuatan yang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara. “Kita membutuhkan aparatur yang kompeten. Tetapi kita juga membutuhkan aparatur yang dapat dipercaya,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengajak para Praja untuk mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjawab tantangan masa depan. Menurut AHY, Indonesia akan membutuhkan semakin banyak aparatur yang tidak hanya cerdas dan adaptif, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa.
AHY juga mengingatkan bahwa jabatan pada akhirnya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Karena itu, menjaga integritas bukan sekadar tuntutan profesi, melainkan bagian dari tanggung jawab moral sebagai abdi negara.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar bagi pemerintahan. Dan kepercayaan itu hanya dapat dijaga oleh aparatur yang profesional, berintegritas, dan setia kepada bangsa serta konstitusi,” katanya.
Sebaliknya, integritas akan menjadi kekuatan yang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara. “Kita membutuhkan aparatur yang kompeten. Tetapi kita juga membutuhkan aparatur yang dapat dipercaya,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengajak para Praja untuk mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjawab tantangan masa depan. Menurut AHY, Indonesia akan membutuhkan semakin banyak aparatur yang tidak hanya cerdas dan adaptif, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa.
AHY juga mengingatkan bahwa jabatan pada akhirnya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Karena itu, menjaga integritas bukan sekadar tuntutan profesi, melainkan bagian dari tanggung jawab moral sebagai abdi negara.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar bagi pemerintahan. Dan kepercayaan itu hanya dapat dijaga oleh aparatur yang profesional, berintegritas, dan setia kepada bangsa serta konstitusi,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :