Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Jum'at, 19 Juni 2026 - 12:57 WIB
loading...
Aksi perampokan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mengakibatkan korban luka berat. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Aksi perampokan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mengakibatkan korban luka berat. Seorang pria berinisial M mengalami tujuh luka tusuk dalam kejadian yang terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026 siang.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, terutama di area leher hingga punggung. “Di leher, punggung. Tujuh (luka tusukan). Luka tusukan sama luka pukulan,” kata Roby kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Menurut Roby, berdasarkan keterangan awal saksi, perampokan diduga dilakukan oleh dua pelaku. Namun, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. “Kalau kesaksian awal dari saksi itu dua orang. Tapi kita masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya,” tutur Roby.
Baca juga: Suami Tewas dan Istri Kritis, Polisi Buru Perampok Sadis di Bekasi
Korban diketahui berprofesi di bidang IT. Saat kejadian, korban disebut sedang berada di rumah rekannya, bukan di kediamannya sendiri. “Itu rumah saksi bukan rumah korban,” kata Roby.
Dari keterangan sementara, korban ditemukan dalam kondisi nyaris tak sadarkan diri sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung. Polisi saat ini masih mengandalkan keterangan saksi yang berada di lokasi. “Ketika kita temukan, korban itu sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan,” ungkapnya.
Lihat video: Misteri Perampokan Tewaskan Pegiat Anti Korupsi, DPR Turun Tangan
Roby menambahkan, kondisi korban sempat kritis usai kejadian. Namun, saat ini kondisi korban mulai membaik. “Iya, kemarin kritis, tapi katanya sih hari ini sudah mulai membaik,” katanya.
Roby menambahkan, barang yang dilaporkan hilang berupa emas milik saksi, bukan milik korban. “Informasinya barang saksi, bukan barang korban, yang hilang ada emas beberapa,” jelas Roby.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, terutama di area leher hingga punggung. “Di leher, punggung. Tujuh (luka tusukan). Luka tusukan sama luka pukulan,” kata Roby kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Menurut Roby, berdasarkan keterangan awal saksi, perampokan diduga dilakukan oleh dua pelaku. Namun, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. “Kalau kesaksian awal dari saksi itu dua orang. Tapi kita masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya,” tutur Roby.
Baca juga: Suami Tewas dan Istri Kritis, Polisi Buru Perampok Sadis di Bekasi
Korban diketahui berprofesi di bidang IT. Saat kejadian, korban disebut sedang berada di rumah rekannya, bukan di kediamannya sendiri. “Itu rumah saksi bukan rumah korban,” kata Roby.
Dari keterangan sementara, korban ditemukan dalam kondisi nyaris tak sadarkan diri sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung. Polisi saat ini masih mengandalkan keterangan saksi yang berada di lokasi. “Ketika kita temukan, korban itu sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan,” ungkapnya.
Lihat video: Misteri Perampokan Tewaskan Pegiat Anti Korupsi, DPR Turun Tangan
Roby menambahkan, kondisi korban sempat kritis usai kejadian. Namun, saat ini kondisi korban mulai membaik. “Iya, kemarin kritis, tapi katanya sih hari ini sudah mulai membaik,” katanya.
Roby menambahkan, barang yang dilaporkan hilang berupa emas milik saksi, bukan milik korban. “Informasinya barang saksi, bukan barang korban, yang hilang ada emas beberapa,” jelas Roby.
(cip)
Lihat Juga :