Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Rabu, 17 Juni 2026 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Selain persoalan ekonomi, Yatalathof juga menyoroti isu ketimpangan dan dugaan praktik korupsi yang kerap menjadi sorotan publik. Di tengah berbagai persoalan tersebut masih banyak tenaga pendidik yang menerima penghasilan di bawah standar kebutuhan hidup layak.
“Terus juga misalkan kita bisa melihat bahwa ketika kita buka berita, ketika kita bangun pagi itu isinya adalah ketidakadilan misalkan MBG korupsi triliunan per bulan. Di sisi lain kita juga melihat kenyataan bahwa ketika ke kampus atau sekolah, guru atau dosen kita gaji yang masih di bawah UMR,” katanya.
“Terus juga saudara-saudara kita ketika berobat kesehatan BPJS-nya juga iurannya tidak terjangkau, cukup mahal dengan kondisi sekarang,” tambahnya.
Berbagai persoalan tersebut menjadi alasan mahasiswa untuk terus menyuarakan aspirasi melalui aksi turun ke jalan. “Hal-hal itulah yang akan membuat kami selalu turun ke jalan,” tegasnya.
“Terus juga misalkan kita bisa melihat bahwa ketika kita buka berita, ketika kita bangun pagi itu isinya adalah ketidakadilan misalkan MBG korupsi triliunan per bulan. Di sisi lain kita juga melihat kenyataan bahwa ketika ke kampus atau sekolah, guru atau dosen kita gaji yang masih di bawah UMR,” katanya.
“Terus juga saudara-saudara kita ketika berobat kesehatan BPJS-nya juga iurannya tidak terjangkau, cukup mahal dengan kondisi sekarang,” tambahnya.
Berbagai persoalan tersebut menjadi alasan mahasiswa untuk terus menyuarakan aspirasi melalui aksi turun ke jalan. “Hal-hal itulah yang akan membuat kami selalu turun ke jalan,” tegasnya.
(jon)
Lihat Juga :