Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Jum'at, 12 Juni 2026 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
"Persidangan Sekretariat Bersama ini memiliki peran penting bagi kedua negara dalam membahas isu-isu strategis sosial ekonomi di kawasan perbatasan yang nantinya akan dibahas lebih mendalam pada pertemuan Tim Teknik di tingkat Provinsi-Negeri dan dalam rangka mempersiapkan Sosek Malindo Tingkat Pusat," ujar Amran dikutip Jumat (12/6/2026).
Baca juga: KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Persidangan ini sekaligus menandai transisi kepemimpinan di sisi Malaysia. Mohamad Badrie Bin Abdul Rahim resmi mengemban amanah sebagai Ketua Sekretariat JKK Sosek Malaysia yang baru, menggantikan Puan Azizah Binti Mohamed Said.
Terkait pergantian tersebut, Kemendagri menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi Puan Azizah Binti Mohamed Said dalam memajukan kerja sama sosial ekonomi kawasan perbatasan kedua negara selama masa kepemimpinannya.
Persidangan ini juga berlangsung dalam momentum yang strategis, setelah sukses diselenggarakannya Pertemuan Ke-17 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Republik Indonesia-Malaysia pada 3 Juni 2026 di Jakarta yang diharapkan menjadi titik tolak penguatan kerja sama bilateral yang lebih komprehensif antara kedua negara.
Beberapa Isu strategis yang turut dibahas dalam persidangan ini adalah operasionalisasi Pos Lintas Batas (PLB) di Temajuk, Kalimantan Barat yang akan segera dilaksanakan soft launching dan revisi Terms of Reference (TOR) KK/JKK Sosek Malindo.
Baca juga: KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Persidangan ini sekaligus menandai transisi kepemimpinan di sisi Malaysia. Mohamad Badrie Bin Abdul Rahim resmi mengemban amanah sebagai Ketua Sekretariat JKK Sosek Malaysia yang baru, menggantikan Puan Azizah Binti Mohamed Said.
Terkait pergantian tersebut, Kemendagri menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi Puan Azizah Binti Mohamed Said dalam memajukan kerja sama sosial ekonomi kawasan perbatasan kedua negara selama masa kepemimpinannya.
Persidangan ini juga berlangsung dalam momentum yang strategis, setelah sukses diselenggarakannya Pertemuan Ke-17 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Republik Indonesia-Malaysia pada 3 Juni 2026 di Jakarta yang diharapkan menjadi titik tolak penguatan kerja sama bilateral yang lebih komprehensif antara kedua negara.
Beberapa Isu strategis yang turut dibahas dalam persidangan ini adalah operasionalisasi Pos Lintas Batas (PLB) di Temajuk, Kalimantan Barat yang akan segera dilaksanakan soft launching dan revisi Terms of Reference (TOR) KK/JKK Sosek Malindo.
Lihat Juga :