Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Minggu, 07 Juni 2026 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kegiatan itu sudah lama, bahkan setiap hari, kapal yang bongkar tersebut berganti ganti," kata Nurjen, dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Batu bara yang jatuh ke laut merusak trumbuk karang. Apalagi aktivitas tersebut sangat bising sehingga ikan-ikan pada takut dan tidak ada ikan sekitar perairan Pulau Kali. Untuk bisa mendapatkan ikan, nelayan harus melaut lebih jauh.
Baca juga: 5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong
"Batu bara tersebut mengapa bongkar muat di Perairan Pulau Kali, kenapa tidak di sekitar lokasi tempat batu bara di bongkar. Harusnya jagan di sini, sekitar Perairan Salira atau lebih dekat dengan bongkaran batu bara. Kami orang kecil hanya bisa berharap agar pihak terkait memindahkan aktivitas tersebut," tuturnya.
Nelayan lainnya, Ahmad Sahruji mengakui untuk mencari ikan dirinya harus jauh ke atas perairan Pulau Panjang, karena di sekitar Pulau Kali sudah tidak ada ikan, lautnya sudah tercemar, baik limbah batu bara yang jatuh ke laut, maupun limbah industri sekitar perairan Pulau Ampel.
Batu bara yang jatuh ke laut merusak trumbuk karang. Apalagi aktivitas tersebut sangat bising sehingga ikan-ikan pada takut dan tidak ada ikan sekitar perairan Pulau Kali. Untuk bisa mendapatkan ikan, nelayan harus melaut lebih jauh.
Baca juga: 5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong
"Batu bara tersebut mengapa bongkar muat di Perairan Pulau Kali, kenapa tidak di sekitar lokasi tempat batu bara di bongkar. Harusnya jagan di sini, sekitar Perairan Salira atau lebih dekat dengan bongkaran batu bara. Kami orang kecil hanya bisa berharap agar pihak terkait memindahkan aktivitas tersebut," tuturnya.
Nelayan lainnya, Ahmad Sahruji mengakui untuk mencari ikan dirinya harus jauh ke atas perairan Pulau Panjang, karena di sekitar Pulau Kali sudah tidak ada ikan, lautnya sudah tercemar, baik limbah batu bara yang jatuh ke laut, maupun limbah industri sekitar perairan Pulau Ampel.
Lihat Juga :