Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Minggu, 07 Juni 2026 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 4 Alasan Harus Liburan ke Labuan Bajo Sekali Seumur Hidup
"Kami ingin Parapuar berkembang sebagai ruang publik yang hidup, tempat wisatawan dapat menikmati keindahan alam Labuan Bajo sekaligus berinteraksi dengan seni, budaya, dan kreativitas lokal. Event seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif di Labuan Bajo Flores," sambungnya.
Sementara itu Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah Kementerian Pariwisata, Eni Komiarti menyampaikan bahwa kolaborasi ini lahir dari visi yang sama antara Kementerian Pariwisata dan BPOLBF untuk memperkuat industri event dan ekonomi kreatif di daerah.
"Kolaborasi PENTAS dan Weekend at Parapuar merupakan wujud komitmen bersama untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus dukungan bagi para pelaku event pariwisata, seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo. Kami ingin tidak hanya destinasi yang dikenal luas, tetapi juga kekayaan budaya, seni pertunjukan, dan kreativitas masyarakat lokal yang ditampilkan melalui event-event berkualitas," ujarnya.
Keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan event ini. Salah satu UMKM kuliner yang berpartisipasi, Kuliner Sekangku, mengaku merasakan dampak positif dari tingginya jumlah pengunjung yang hadir. Ia berharap Kementerian Pariwisata dan BPOLBF semakin sering menghadirkan event berbasis budaya dan terus melibatkan pelaku UMKM lokal sehingga usaha mereka bisa terus berkembang.
Tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat lokal, event ini juga meninggalkan kesan positif bagi wisatawan mancanegara. Salah seorang pengunjung asal Kanada, Bely mengungkapkan kekagumannya terhadap pengalaman yang ia rasakan di Parapuar.
"Jika kalian ingin menikmati salah satu sisi terindah dari Manggarai Barat, inilah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam, ditemani musik yang luar biasa dan budaya yang begitu kaya. Wajib dikunjungi!" ujar Bely.
"Kami ingin Parapuar berkembang sebagai ruang publik yang hidup, tempat wisatawan dapat menikmati keindahan alam Labuan Bajo sekaligus berinteraksi dengan seni, budaya, dan kreativitas lokal. Event seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif di Labuan Bajo Flores," sambungnya.
Sementara itu Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah Kementerian Pariwisata, Eni Komiarti menyampaikan bahwa kolaborasi ini lahir dari visi yang sama antara Kementerian Pariwisata dan BPOLBF untuk memperkuat industri event dan ekonomi kreatif di daerah.
"Kolaborasi PENTAS dan Weekend at Parapuar merupakan wujud komitmen bersama untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus dukungan bagi para pelaku event pariwisata, seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo. Kami ingin tidak hanya destinasi yang dikenal luas, tetapi juga kekayaan budaya, seni pertunjukan, dan kreativitas masyarakat lokal yang ditampilkan melalui event-event berkualitas," ujarnya.
Keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan event ini. Salah satu UMKM kuliner yang berpartisipasi, Kuliner Sekangku, mengaku merasakan dampak positif dari tingginya jumlah pengunjung yang hadir. Ia berharap Kementerian Pariwisata dan BPOLBF semakin sering menghadirkan event berbasis budaya dan terus melibatkan pelaku UMKM lokal sehingga usaha mereka bisa terus berkembang.
Tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat lokal, event ini juga meninggalkan kesan positif bagi wisatawan mancanegara. Salah seorang pengunjung asal Kanada, Bely mengungkapkan kekagumannya terhadap pengalaman yang ia rasakan di Parapuar.
"Jika kalian ingin menikmati salah satu sisi terindah dari Manggarai Barat, inilah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam, ditemani musik yang luar biasa dan budaya yang begitu kaya. Wajib dikunjungi!" ujar Bely.
Lihat Juga :