Zona Merah, Pasar Malam dan PKL di Cengkareng Tetap Beraktivitas Seperti Biasa
Senin, 21 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
Belakangan PKL di sana tak hanya di kawasan itu, beberapa jalan yang masuk dalam kompleks ruko taman palm juga dipenuhi sejumlah PKL. Mereka telah ada saat siang hingga tengah malam.
Sementara kafe-kafe dan warung makan yang tersebar di kawasan ini hingga menuju Pedongkelan juga tetap beraktivitas. Bahkan mereka mempersilakan pengunjung makan di kafe tanpa jaga jarak. “Masa beli makan minum di kafe, tapi di rumah kan engga asyik,” cetus Heni (26), pengunjung kafe.
Masih di lingkungan Cengkareng Timur, tepatnya di Pasar Bersih, sekitar 300 meter dari RSUD Cengkareng. Setiap malamnya sejak sebulan terakhir aktivitas pasar malam terlihat. (Baca juga: Zona Merah Cimahi, Klaster Keluarga Ada Lebih 30 KK Positif COVID-19 )
Dengan wahana bermain seperti ombak banyu, bianglala, komidi putar, hingga perahu (kora kora) terlihat. Usai magrib, biasanya kawasan ini dipenuhi pengunjung yang kebanyakan warga sekitar. Meski sebagian dari mereka menggunakan masker, tapi teriakan seringkali terdengar dari jauh. Hinggar bingar musik terdengar bukti aktifitas disana ada.
Menanggapi hal itu, Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat menegaskan, pihaknya tak mentolerir pelanggar Pembtasan Sosial Berskala Besar (PSBB), operasi yustisi gabungan pun akan dilakukan pihaknya di kawasan itu. “Manpol (kecamatan) Cengkareng akan mengecek. Mereka yang tak bermasker akan ditegur dan dikenai sanksi,” tutup Tamo.
Sementara kafe-kafe dan warung makan yang tersebar di kawasan ini hingga menuju Pedongkelan juga tetap beraktivitas. Bahkan mereka mempersilakan pengunjung makan di kafe tanpa jaga jarak. “Masa beli makan minum di kafe, tapi di rumah kan engga asyik,” cetus Heni (26), pengunjung kafe.
Masih di lingkungan Cengkareng Timur, tepatnya di Pasar Bersih, sekitar 300 meter dari RSUD Cengkareng. Setiap malamnya sejak sebulan terakhir aktivitas pasar malam terlihat. (Baca juga: Zona Merah Cimahi, Klaster Keluarga Ada Lebih 30 KK Positif COVID-19 )
Dengan wahana bermain seperti ombak banyu, bianglala, komidi putar, hingga perahu (kora kora) terlihat. Usai magrib, biasanya kawasan ini dipenuhi pengunjung yang kebanyakan warga sekitar. Meski sebagian dari mereka menggunakan masker, tapi teriakan seringkali terdengar dari jauh. Hinggar bingar musik terdengar bukti aktifitas disana ada.
Menanggapi hal itu, Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat menegaskan, pihaknya tak mentolerir pelanggar Pembtasan Sosial Berskala Besar (PSBB), operasi yustisi gabungan pun akan dilakukan pihaknya di kawasan itu. “Manpol (kecamatan) Cengkareng akan mengecek. Mereka yang tak bermasker akan ditegur dan dikenai sanksi,” tutup Tamo.
(mhd)
Lihat Juga :