Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik

Rabu, 03 Juni 2026 - 19:37 WIB
loading...
Masyarakat Diimbau Jaga...
PLN UP3 Cikarang mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bahaya kelistrikan serta memahami pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan dan instalasi listrik. Foto/Ist
A A A
BEKASI - PLN UP3 Cikarang mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bahaya kelistrikan serta memahami pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan dan instalasi listrik. Imbauan ini menyusul tragedi tewasnya tiga pemain kesenian Odong-odong tersengat listrik di Cibeureum, Kertamukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono mengatakan, sepanjang tahun 2026 pihaknya secara aktif melaksanakan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, pelajar, instansi pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah kerja guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan listrik.

Baca juga: Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama

Edukasi keselamatan ketenagalistrikan, lanjut dia, merupakan langkah preventif yang terus dilakukan PLN melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, sekolah-sekolah, serta berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.



"Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan jarak aman dari jaringan listrik, menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi infrastruktur kelistrikan yang berpotensi membahayakan," ujar Wiedhyarno dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Dia menjelaskan, berdasarkan standar keselamatan ketenagalistrikan, masyarakat perlu menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik tegangan rendah maupun jaringan tegangan menengah, baik secara horizontal maupun vertikal.

Baca juga: Recovery Bertahap Kunci Pemulihan Blackout Sistem Interkoneksi di Sumatera

“Kami masih sering menjumpai bangunan, material konstruksi, maupun aktivitas masyarakat yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik. Masyarakat juga tidak diperkenankan memindahkan kabel listrik secara mandiri. Selain itu, setiap kegiatan yang melibatkan kendaraan maupun peralatan berukuran tinggi harus memperhitungkan keberadaan jaringan listrik di lokasi kegiatan guna menghindari risiko kecelakaan,” ungkapnya.

Selain itu, dia mendorong masyarakat untuk berperan aktif sebagai mitra keselamatan dengan melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 yang siaga selama 24 jam.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa Polres Metro Bekasi bersama PLN UP3 Cikarang terus memperkuat koordinasi dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan.

"Sinergi yang baik ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman dari jaringan listrik, dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan," kata Sumarni.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi kesadaran bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas. Kami terus berupaya meningkatkan standar keselamatan infrastruktur kelistrikan sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Gelar Tes Urine, Konsumen...
Gelar Tes Urine, Konsumen Vape di Bekasi Tegaskan Negatif Narkoba
Recovery Bertahap Kunci...
Recovery Bertahap Kunci Pemulihan Blackout Sistem Interkoneksi di Sumatera
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Danantara Bakal Evaluasi...
Danantara Bakal Evaluasi Manajemen KAI Buntut Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Rekomendasi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
3 Badan Intelijen Israel...
3 Badan Intelijen Israel dan Fungsinya: Aman, Shin Bet, Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved