Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Polisi Imbau Masyarakat Cari Jalur Alternatif
Jum'at, 29 Mei 2026 - 12:36 WIB
loading...
Jalan Raya Lenteng Agung mengalami ambles hingga memakan 2 lajur di jalur menuju Depok. Foto: Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Kanit Lantas Polsek Jagakarsa AKP Benny Muchtar mengimbau masyarakat yang hendak mengarah Depok dari Jakarta agar bisa mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan, khususnya di jam pulang kantor nanti. Imbauan itu terkait Jalan Raya Lenteng Agung yang mengalami ambles hingga memakan 2 lajur di jalur menuju Depok.
"Antisipasi kepadatan arus lalu lintas tentu kita melakukan pengaturan penempatan anggota di tempat objek maupun sebelum objek jalan ambles," ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Dia menuturkan, hingga kini belum ada rekayasa arus lalu lintas berupa penutupan jalanan karena jalanan masih bisa dilintasi meski hanya 1 lajur saja. Rekayasa pengalihan arus bakal dilakukan berdasarkan perkembangan di lapangan nanti.
Baca juga: Penampakan Jalan Ambles di Lenteng Agung Arah Depok, Kedalaman Hampir 2 Meter
"Sampai saat ini belum ada rekayasa karena masih mengalir walaupun satu lajur yang kita pakai, kita sudah perkuat dengan besi pelat baja karena kita upayakan tetap mengalir. Kalau memang ambles seluruhnya baru kita adakan rekayasa. Alternatif ada dua, tapi kita kan mengingat di putaran sekitar Gardu itu kan ada putaran sama Tapal Kuda juga, tapi itu untuk kendaraan kecil,” katanya.
“Kalau kendaraan besar kita takutnya nyangkut kabel gitu, kabel dari KAI sama di jalur Tapal Kuda kan itu ada berat perbatasan berat tonasenya kendaraan. Jadi sampai saat ini belum kita laksanakan, tapi kalau upaya darurat mungkin nanti bisa untuk selanjutnya," kata Benny lagi.
Dia menambahkan, potensi kemacetan bisa terjadi saat jam pulang kantor nanti sebagaimana hari biasanya. Petugas sendiri ada sebanyak 25 personel yang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Kemacetan biasa jam-jam kantor, sampai sekarang agak tersendat mengarah Depok karena memang dari dari 3 lajur ke 1 lajur. Mudah-mudahan perbaikan bisa segera dari Sumber Daya Air dan Bina Marga," katanya.
"Antisipasi kepadatan arus lalu lintas tentu kita melakukan pengaturan penempatan anggota di tempat objek maupun sebelum objek jalan ambles," ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Dia menuturkan, hingga kini belum ada rekayasa arus lalu lintas berupa penutupan jalanan karena jalanan masih bisa dilintasi meski hanya 1 lajur saja. Rekayasa pengalihan arus bakal dilakukan berdasarkan perkembangan di lapangan nanti.
Baca juga: Penampakan Jalan Ambles di Lenteng Agung Arah Depok, Kedalaman Hampir 2 Meter
"Sampai saat ini belum ada rekayasa karena masih mengalir walaupun satu lajur yang kita pakai, kita sudah perkuat dengan besi pelat baja karena kita upayakan tetap mengalir. Kalau memang ambles seluruhnya baru kita adakan rekayasa. Alternatif ada dua, tapi kita kan mengingat di putaran sekitar Gardu itu kan ada putaran sama Tapal Kuda juga, tapi itu untuk kendaraan kecil,” katanya.
“Kalau kendaraan besar kita takutnya nyangkut kabel gitu, kabel dari KAI sama di jalur Tapal Kuda kan itu ada berat perbatasan berat tonasenya kendaraan. Jadi sampai saat ini belum kita laksanakan, tapi kalau upaya darurat mungkin nanti bisa untuk selanjutnya," kata Benny lagi.
Dia menambahkan, potensi kemacetan bisa terjadi saat jam pulang kantor nanti sebagaimana hari biasanya. Petugas sendiri ada sebanyak 25 personel yang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Kemacetan biasa jam-jam kantor, sampai sekarang agak tersendat mengarah Depok karena memang dari dari 3 lajur ke 1 lajur. Mudah-mudahan perbaikan bisa segera dari Sumber Daya Air dan Bina Marga," katanya.
(rca)
Lihat Juga :