Raksha Loka Fest di Jaksel, Tim FIA UI Dorong Literasi Keuangan Komunitas Iklim
Senin, 25 Mei 2026 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
Novita Ikasari dari FIA UI mengatakan, TMFund versi awal dikembangkan sebagai aplikasi pembiayaan yang bersifat tertutup berdasarkan survei pendahuluan tentang kebiasaan pengelolaan keuangan, pola pembayaran, serta kebutuhan pembiayaan yang sesuai dengan kapasitas calon pemanfaat pembiayaan.
Padai 2026 ini, peran FIA UI berkembang dari membantu pengembangan platform TM Fund menuju pendampingan literasi keuangan dan bisnis dari penerima manfaat pembiayaan. “TMFund bukan sekadar platform pembiayaan, namun pemicu untuk pemilik bisnis memastikan pengelolaan bisnis dan keuangannya lebih profesional dan berkelanjutan," ujar Novita, Senin (25/5/2026).
Nanang dari Yayasan Penabulu menuturkan pembiayaan BUMI (Bantuan Usaha Melalui Investasi) untuk usaha berbasis lingkungan yang sudah relatif stabil dari segi pendanaan namun ingin memperluas jaringan dan pasar.
Hal senada diungkapkan Farhana Zahrotunnisa dari KEM. Dia menekankan permasalahan pembiayaan bisnis kecil bukanlah dari ketersediaan dana pembiayaan ataupun serapannya, melainkan mengenai akses terhadap pembiayaan tersebut.
“Untuk mendapatkan akses tersebut, penguatan kelembagaan bisnis sangat penting karena pembiayaan maupun negosiasi dan komunikasi dengan berbagai pihak penyedia dana perlu dilakukan secara institusional,” katanya.
Padai 2026 ini, peran FIA UI berkembang dari membantu pengembangan platform TM Fund menuju pendampingan literasi keuangan dan bisnis dari penerima manfaat pembiayaan. “TMFund bukan sekadar platform pembiayaan, namun pemicu untuk pemilik bisnis memastikan pengelolaan bisnis dan keuangannya lebih profesional dan berkelanjutan," ujar Novita, Senin (25/5/2026).
Nanang dari Yayasan Penabulu menuturkan pembiayaan BUMI (Bantuan Usaha Melalui Investasi) untuk usaha berbasis lingkungan yang sudah relatif stabil dari segi pendanaan namun ingin memperluas jaringan dan pasar.
Hal senada diungkapkan Farhana Zahrotunnisa dari KEM. Dia menekankan permasalahan pembiayaan bisnis kecil bukanlah dari ketersediaan dana pembiayaan ataupun serapannya, melainkan mengenai akses terhadap pembiayaan tersebut.
“Untuk mendapatkan akses tersebut, penguatan kelembagaan bisnis sangat penting karena pembiayaan maupun negosiasi dan komunikasi dengan berbagai pihak penyedia dana perlu dilakukan secara institusional,” katanya.
Lihat Juga :