EDRR Indonesia Raih Penghargaan SPAB di Peringatan 20 Tahun Gempa Yogya
Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Penghargaan kepada EDRR Indonesia diberikan atas dukungannya dalam pelaksanaan program strategis SPAB guna mengurangi risiko dan dampak bencana di satuan pendidikan, yang mencakup aspek mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan darurat.
Country Director for Government Relations EDRR Indonesia, Rakyan Adibrata, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini kami terima sebagai pengingat bahwa keselamatan harus dimulai dari ruang kelas. EDRR Indonesia memandang Satuan Pendidikan Aman Bencana bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang. Ketika mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan darurat ditanamkan sejak bangku sekolah, kita sedang menyelamatkan generasi yang akan datang. Dukungan terhadap SPAB akan terus menjadi bagian dari komitmen kami,” ujar Rakyan.
Baca Juga : Dampak Gempa Yogyakarta, 93 Rumah Rusak
Rangkaian kegiatan berlanjut pada sore hari dengan pembukaan Pasar Penyintas di Lapangan Garuda, kawasan Candi Prambanan. Pasar Penyintas menghadirkan 44 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penyintas Gempa Yogyakarta 2006 sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi dan penguatan ketangguhan masyarakat pascabencana.
Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan membunyikan kentongan oleh Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, perwakilan Bupati Klaten, perwakilan Bupati Bantul, bersama EDRR Indonesia selaku sponsor kegiatan.
Country Director for Government Relations EDRR Indonesia, Rakyan Adibrata, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini kami terima sebagai pengingat bahwa keselamatan harus dimulai dari ruang kelas. EDRR Indonesia memandang Satuan Pendidikan Aman Bencana bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang. Ketika mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan darurat ditanamkan sejak bangku sekolah, kita sedang menyelamatkan generasi yang akan datang. Dukungan terhadap SPAB akan terus menjadi bagian dari komitmen kami,” ujar Rakyan.
Baca Juga : Dampak Gempa Yogyakarta, 93 Rumah Rusak
Rangkaian kegiatan berlanjut pada sore hari dengan pembukaan Pasar Penyintas di Lapangan Garuda, kawasan Candi Prambanan. Pasar Penyintas menghadirkan 44 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penyintas Gempa Yogyakarta 2006 sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi dan penguatan ketangguhan masyarakat pascabencana.
Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan membunyikan kentongan oleh Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, perwakilan Bupati Klaten, perwakilan Bupati Bantul, bersama EDRR Indonesia selaku sponsor kegiatan.
Lihat Juga :