EDRR Indonesia Raih Penghargaan SPAB di Peringatan 20 Tahun Gempa Yogya
Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan masyarakat.
“Peringatan gempa Jogja dan Jawa Tengah yang ke-20 tahun ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan dalam rangka menguatkan memori kolektif masyarakat Jogja dan Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini kami mengajak para penyintas gempa Jogja untuk berpartisipasi di Pasar Penyintas sebagai upaya meningkatkan ekonomi mereka,” ujar Lilik Kurniawan.
Rakyan Adibrata menambahkan, keterlibatan EDRR Indonesia dalam peringatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap penanggulangan bencana di Tanah Air.
Dua puluh tahun setelah gempa, ketangguhan para penyintas Yogyakarta adalah bukti nyata bahwa bangsa ini mampu bangkit. EDRR Indonesia hadir bukan sekadar sebagai sponsor, tetapi sebagai mitra yang ingin memastikan teknologi dan pengetahuan mitigasi bencana benar-benar sampai ke tangan masyarakat.
"Semangat ini akan kami lanjutkan melalui EDRR Indonesia 2026, pameran teknologi mitigasi bencana terbesar di Asia Tenggara, yang berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kami mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai titik tolak budaya tangguh bencana yang nyata,” tutur Rakyan.
Rangkaian Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah akan dilanjutkan pada Sabtu (23/5/2026) melalui Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan di Lapangan Garuda, Candi Prambanan. EDRR Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, organisasi kemanusiaan, dan komunitas relawan kebencanaan.
“Peringatan gempa Jogja dan Jawa Tengah yang ke-20 tahun ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan dalam rangka menguatkan memori kolektif masyarakat Jogja dan Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini kami mengajak para penyintas gempa Jogja untuk berpartisipasi di Pasar Penyintas sebagai upaya meningkatkan ekonomi mereka,” ujar Lilik Kurniawan.
Rakyan Adibrata menambahkan, keterlibatan EDRR Indonesia dalam peringatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap penanggulangan bencana di Tanah Air.
Dua puluh tahun setelah gempa, ketangguhan para penyintas Yogyakarta adalah bukti nyata bahwa bangsa ini mampu bangkit. EDRR Indonesia hadir bukan sekadar sebagai sponsor, tetapi sebagai mitra yang ingin memastikan teknologi dan pengetahuan mitigasi bencana benar-benar sampai ke tangan masyarakat.
"Semangat ini akan kami lanjutkan melalui EDRR Indonesia 2026, pameran teknologi mitigasi bencana terbesar di Asia Tenggara, yang berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kami mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai titik tolak budaya tangguh bencana yang nyata,” tutur Rakyan.
Rangkaian Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah akan dilanjutkan pada Sabtu (23/5/2026) melalui Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan di Lapangan Garuda, Candi Prambanan. EDRR Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, organisasi kemanusiaan, dan komunitas relawan kebencanaan.
(wur)
Lihat Juga :