Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah semangat pembangunan tersebut, Hasbi mengungkapkan kondisi fiskal Kabupaten Lebak saat ini tengah menghadapi tantangan akibat pemotongan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Tahun ini pemotongan TKD Kabupaten Lebak mencapai Rp118 miliar. Bahkan semalam masih ada defisit sekitar Rp120 miliar,” ungkapnya.
Meski demikian, ia optimistis pembangunan daerah tetap berjalan melalui kolaborasi lintas sektor, pengelolaan anggaran yang transparan, serta kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat.
“Sekarang era transparansi. Semua bisa diakses publik. Pemimpin harus amanah dan memikirkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Banten Amal Jayabaya menyebut panen raya golden melon di Kecamatan Cileles menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Amal menegaskan pihaknya siap mendukung pemasaran hasil pertanian masyarakat, termasuk menjadi offtaker untuk menyerap hasil produksi petani lokal agar memiliki nilai jual yang lebih kompetitif. “Kita harus mendongkrak petani supaya mendapatkan profit yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap keberhasilan Kelompok Tani Margawana Mulia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengembangkan sektor pertanian modern dan produktif di Kabupaten Lebak. “Ini harus menjadi virus yang baik untuk masyarakat lain,” pungkasnya.
“Tahun ini pemotongan TKD Kabupaten Lebak mencapai Rp118 miliar. Bahkan semalam masih ada defisit sekitar Rp120 miliar,” ungkapnya.
Meski demikian, ia optimistis pembangunan daerah tetap berjalan melalui kolaborasi lintas sektor, pengelolaan anggaran yang transparan, serta kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat.
“Sekarang era transparansi. Semua bisa diakses publik. Pemimpin harus amanah dan memikirkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Banten Amal Jayabaya menyebut panen raya golden melon di Kecamatan Cileles menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Amal menegaskan pihaknya siap mendukung pemasaran hasil pertanian masyarakat, termasuk menjadi offtaker untuk menyerap hasil produksi petani lokal agar memiliki nilai jual yang lebih kompetitif. “Kita harus mendongkrak petani supaya mendapatkan profit yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap keberhasilan Kelompok Tani Margawana Mulia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengembangkan sektor pertanian modern dan produktif di Kabupaten Lebak. “Ini harus menjadi virus yang baik untuk masyarakat lain,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :