KNKT: Masinis Argo Bromo Sempat Ngerem' 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:11 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, penjelasan Ketua KNKT itu diinterupsi oleh Ketua Komisi V DPR Lasarus yang mempertanyakan apakah jarak pengereman tersebut cukup untuk menghentikan laju kereta, sebelum terjadi tabrakan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Soerjanto menjelaskan bahwa jika masinis melakukan pengereman maksimal, KA Argo Bromo Anggrek seharusnya bisa berhenti dalam jarak sekitar 900 meter hingga 1 kilometer.
Baca juga: Daftar Lengkap 36 Saksi yang Diperiksa Polisi terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Sayangnya, kata dia, masinis tidak melakukan pengereman maksimum karena informasi yang diterima dari pusat kendali hanya meminta pengereman secara bertahap sambil terus membunyikan klakson.
“Tapi karena dia tahunya di komunikasi pusat kendali ada temperan di JBL85, kamu berjalan direm dikit-dikit dan banyak-banyak semboyan 35 artinya banyak banyak klakson, jadi masinis tidak melakukan pengereman maksimum,” ujarnya menjelaskan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Soerjanto menjelaskan bahwa jika masinis melakukan pengereman maksimal, KA Argo Bromo Anggrek seharusnya bisa berhenti dalam jarak sekitar 900 meter hingga 1 kilometer.
Baca juga: Daftar Lengkap 36 Saksi yang Diperiksa Polisi terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Sayangnya, kata dia, masinis tidak melakukan pengereman maksimum karena informasi yang diterima dari pusat kendali hanya meminta pengereman secara bertahap sambil terus membunyikan klakson.
“Tapi karena dia tahunya di komunikasi pusat kendali ada temperan di JBL85, kamu berjalan direm dikit-dikit dan banyak-banyak semboyan 35 artinya banyak banyak klakson, jadi masinis tidak melakukan pengereman maksimum,” ujarnya menjelaskan.
Lihat Juga :