Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Rabu, 20 Mei 2026 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
1. Keberlanjutan Bahan Baku: Pasokan komoditas laut utama tersedia melimpah sepanjang tahun.
2. Infrastruktur Penunjang: Keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang sangat representatif.
3. Kesesuaian Lahan: Tata ruang wilayah sudah siap menampung kawasan industri manufaktur.
4. Regulasi Pro-Investasi: Kebijakan daerah menjamin kepastian hukum serta kemudahan usaha.
Senada dengan hal tersebut, Kepala DPMPTSP Kota Bontang Muhammad Aspian Nur mengatakan, kesiapan daerahnya tidak hanya di atas kertas. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal setiap investasi yang masuk dari hulu hingga hilir.
"Kami tidak hanya membuka pintu, tapi juga memastikan kenyamanan berinvestasi. Sektor ketahanan pangan dan perikanan adalah prioritas utama kami. Melalui Perda Nomor 1 Tahun 2017, kami memberikan garansi kepastian hukum, insentif fiskal, dan pemangkasan birokrasi perizinan demi mempercepat hilirisasi," kata Aspian Nur.
Secara geografis, wilayah laut Bontang memang jauh lebih luas dibanding daratannya dengan total mencapai mencapai 497,57 km2.
Data volume produksi perikanan di kota ini pun tergolong sangat masif. Perikanan tangkap menembus 20.335,99 ton per tahun (melibatkan 3.181 rumah tangga perikanan).
2. Infrastruktur Penunjang: Keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang sangat representatif.
3. Kesesuaian Lahan: Tata ruang wilayah sudah siap menampung kawasan industri manufaktur.
4. Regulasi Pro-Investasi: Kebijakan daerah menjamin kepastian hukum serta kemudahan usaha.
Senada dengan hal tersebut, Kepala DPMPTSP Kota Bontang Muhammad Aspian Nur mengatakan, kesiapan daerahnya tidak hanya di atas kertas. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal setiap investasi yang masuk dari hulu hingga hilir.
"Kami tidak hanya membuka pintu, tapi juga memastikan kenyamanan berinvestasi. Sektor ketahanan pangan dan perikanan adalah prioritas utama kami. Melalui Perda Nomor 1 Tahun 2017, kami memberikan garansi kepastian hukum, insentif fiskal, dan pemangkasan birokrasi perizinan demi mempercepat hilirisasi," kata Aspian Nur.
Secara geografis, wilayah laut Bontang memang jauh lebih luas dibanding daratannya dengan total mencapai mencapai 497,57 km2.
Data volume produksi perikanan di kota ini pun tergolong sangat masif. Perikanan tangkap menembus 20.335,99 ton per tahun (melibatkan 3.181 rumah tangga perikanan).
Lihat Juga :