Soroti Keamanan di Jakarta, Pramono Gandeng Polda untuk Integrasikan CCTV
Senin, 18 Mei 2026 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berkoordinasi dengan jajaran aparatur penegak hukum terutama dengan kepolisian untuk penanganan persoalan di lapangan yang seperti ini segera teratasi,” katanya.
Pemprov DKI Jakarta juga akan menjalin kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk integrasi sistem CCTV di seluruh wilayah Jakarta. Sistem tersebut nantinya akan menghubungkan kamera pengawas milik Pemprov, kepolisian, instansi lain, hingga gedung-gedung tinggi di ibu kota.
“Kami akan melakukan kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya untuk bagaimana CCTV di seluruh Jakarta itu, baik yang dimiliki pemerintah DKI Jakarta maupun Polda Metro Jaya maupun instansi lain maupun gedung-gedung yang tingkatnya lebih dari empat sekarang ini bisa kita koordinasikan dengan baik,” jelasnya.
Pramono berharap integrasi CCTV ini dapat menjadi alat monitoring awal untuk mencegah tindakan kriminal. Selain membahas keamanan, gubernur juga membahas soal penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta.
Menurutnya, jumlah RW kumuh di Jakarta berhasil turun drastis dari 445 wilayah menjadi 211 wilayah. “Badan Pusat Statistik sudah mengumumkan RW kumuh di Jakarta menurun secara drastis dari 445 ke 211,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta juga akan menjalin kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk integrasi sistem CCTV di seluruh wilayah Jakarta. Sistem tersebut nantinya akan menghubungkan kamera pengawas milik Pemprov, kepolisian, instansi lain, hingga gedung-gedung tinggi di ibu kota.
“Kami akan melakukan kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya untuk bagaimana CCTV di seluruh Jakarta itu, baik yang dimiliki pemerintah DKI Jakarta maupun Polda Metro Jaya maupun instansi lain maupun gedung-gedung yang tingkatnya lebih dari empat sekarang ini bisa kita koordinasikan dengan baik,” jelasnya.
Pramono berharap integrasi CCTV ini dapat menjadi alat monitoring awal untuk mencegah tindakan kriminal. Selain membahas keamanan, gubernur juga membahas soal penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta.
Menurutnya, jumlah RW kumuh di Jakarta berhasil turun drastis dari 445 wilayah menjadi 211 wilayah. “Badan Pusat Statistik sudah mengumumkan RW kumuh di Jakarta menurun secara drastis dari 445 ke 211,” ujarnya.
Lihat Juga :