Di Balik Pesona Negeri di Atas Awan Citorek, Ada Peran Anak Muda dan Budaya Lokal

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:49 WIB
loading...
Di Balik Pesona Negeri...
Pemandangan Negeri di Atas Awan Citorek, Kabupaten Lebak Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar Guest Lecture bertajuk “Komunikasi Pariwisata di Balik Destinasi Baru Negeri di Atas Awan Citorek”. Kegiatan ini menyoroti bagaimana kolaborasi antara masyarakat lokal, media digital, dan akademisi membentuk citra destinasi wisata berbasis budaya dan lingkungan di Kasepuhan Citorek, Kabupaten Lebak, Banten.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMB Farid Hamid menekankan bahwa komunikasi pariwisata saat ini harus dipandang secara lebih kritis. Menurutnya, pariwisata bukan hanya soal keindahan visual yang dipromosikan, melainkan juga proses negosiasi makna, identitas budaya, serta keberlanjutan lingkungan.

Hal senada disampaikan oleh Sukmadi Jaya Rukmana, Ketua Pokdarwis Citorek Kidul. Sebagai penggerak wisata Gunung Luhur, ia menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak boleh tercerabut dari akar budaya lokal.

Di Balik Pesona Negeri di Atas Awan Citorek, Ada Peran Anak Muda dan Budaya Lokal


"Kami ingin wisata berkembang, tetapi tetap menjaga hutan, adat, dan kehidupan masyarakat. Alam bagi masyarakat Citorek bukan sekadar objek wisata, tetapi bagian dari kehidupan," ujar Sukmadi.

Diskusi ini juga memaparkan hasil riset dosen Fikom UMB yang telah dipublikasikan di jurnal internasional Asian People Journal. Penelitian berjudul “The Challenge of Environmental Sustainability: Communication Action of Citorek's Young Generation” mengungkap peran vital generasi muda lokal.

Berdasarkan hasil riset tersebut, anak muda Citorek berperan sebagai; Menjadi jembatan antara adat istiadat dengan komunikasi digital modern, Memanfaatkan Instagram dan situs lokal untuk mempromosikan budaya sekaligus mengampanyekan pelestarian lingkungan. Aktif membangun narasi mengenai konservasi hutan dan pertanian adat.

Ketua tim peneliti, Dewi Sad Tanti, menjelaskan bahwa studi ini membuktikan bagaimana komunikasi pembangunan dapat tumbuh dari bawah (bottom-up) melalui partisipasi aktif masyarakat adat.

"Selama ini masyarakat adat sering diposisikan sebagai objek pembangunan. Padahal di Citorek, generasi mudanya justru aktif menjadi produsen narasi dan penjaga keberlanjutan lingkungan," pungkas Dewi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan praktisi komunikasi dapat lebih memahami bahwa keberhasilan sebuah destinasi wisata sangat bergantung pada keseimbangan antara narasi digital dan pelestarian nilai-nilai lokal.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
PKM di SMAN 3 Tangerang,...
PKM di SMAN 3 Tangerang, UMB Bekali Siswa Hadapi Industri Kreatif Global
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Pemuda Bulan Bintang:...
Pemuda Bulan Bintang: Jika Anak Muda Sayang Papua, Mari Tonton Pesta Babi
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Infografis
3 Jenis Orangutan yang...
3 Jenis Orangutan yang Ada di Indonesia dan Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved