Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Rabu, 13 Mei 2026 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Mitani Satoru. JICA-SATREPS menyatakan siap mengupayakan dukungan sponsor dari perusahaan-perusahaan Jepang untuk membantu pengadaan alat fogging, fungisida, dan agensia hayati.
Pertemuan juga menyepakati pembentukan tim teknis gabungan yang terdiri dari Apkarindo, Puslit Karet, UPTD BPTP, dan SATREPS guna menyusun detail pelaksanaan demplot serta proposal kerja sama kepada sponsor Jepang. Apkarindo Sumsel juga menyatakan kesiapan memfasilitasi UPPB binaan di Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kota Prabumulih sebagai lokasi uji coba skala luas.
“Dengan ditemukannya formula pengendalian penyakit gugur daun, kami akan mendorong pemerintah melakukan gerakan massal penyelamatan karet rakyat melalui program fogging terpadu secara luas dan berkelanjutan,” tegas Supartijo.
Rapat ditutup pukul 16.30 WIB dengan harapan kerja sama ini mampu menyelamatkan produksi karet Sumatera Selatan serta meningkatkan kesejahteraan sekitar 566 ribu kepala keluarga petani karet di Sumsel.
Pertemuan juga menyepakati pembentukan tim teknis gabungan yang terdiri dari Apkarindo, Puslit Karet, UPTD BPTP, dan SATREPS guna menyusun detail pelaksanaan demplot serta proposal kerja sama kepada sponsor Jepang. Apkarindo Sumsel juga menyatakan kesiapan memfasilitasi UPPB binaan di Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kota Prabumulih sebagai lokasi uji coba skala luas.
“Dengan ditemukannya formula pengendalian penyakit gugur daun, kami akan mendorong pemerintah melakukan gerakan massal penyelamatan karet rakyat melalui program fogging terpadu secara luas dan berkelanjutan,” tegas Supartijo.
Rapat ditutup pukul 16.30 WIB dengan harapan kerja sama ini mampu menyelamatkan produksi karet Sumatera Selatan serta meningkatkan kesejahteraan sekitar 566 ribu kepala keluarga petani karet di Sumsel.
(rca)
Lihat Juga :