Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang

Senin, 11 Mei 2026 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Sejak 2006, Bukit Peramun dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui kelompok Hutan Kemasyarakatan Arsel. Kemudian pada 2017, kawasan ini mulai dibuka untuk kunjungan wisata dengan mengusung community-based tourism yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, pelestarian lingkungan, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.

Konsistensi dalam pengelolaan tersebut membuahkan pengakuan nasional. Pada 2023, Bukit Peramun resmi dinobatkan sebagai Hutan Digital Pertama Berbasis Masyarakat di Indonesia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sebagai bentuk apresiasi atas inovasi digital yang diterapkan dalam pengelolaan wisata. Selain itu, Bukit Peramun juga meraih penghargaan Green Gold kategori Pelestarian Lingkungan dalam ajang Indonesian Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019.

Sejalan dengan pencapaian tersebut, Bukit Peramun semakin naik kelas di mata internasional. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dalam beberapa tahun terakhir, pada 2023 ada sekitar 387 wisatawan lalu naik menjadi 485 wisatawan pada 2025.

Di sisi lain, minat wisatawan domestik untuk mengunjungi Bukit Peramun juga tak surut. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 1.648 wisatawan domestik mengunjungi Bukit Peramun, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.356 wisatawan domestik.

Seiring dengan kenaikan jumlah pengunjung, para pengurus desa konsisten mengaplikasikan berbagai inovasi teknologi baru, misalnya aplikasi virtual assistant berbasis android, untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di Bukit Peramun serta virtual guide dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris).
Untuk memaksimalkan kunjungan, terdapat beberapa tips berkunjung ke Bukit Peramun yang perlu dipertimbangkan oleh pengunjung.

Pertama, reservasi kunjungan. Demi menjaga kualitas kunjungan dan keberlanjutan kawasan, wisatawan diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs resmi www.peramun.com. Pengunjung dapat memilih berbagai paket wisata sesuai minat, dengan sistem pemesanan dan pembayaran yang telah terintegrasi secara digital.

Kedua, Memilih waktu kunjungan terbaik. Waktu kunjungan terbaik ke Bukit Peramun direkomendasikan pada musim kemarau, yaitu antara bulan April hingga September, mengingat aktivitas wisata di kawasan ini sangat bergantung pada kondisi alam. Kegiatan wisata umumnya berlangsung pada pagi dan sore hari. Jika ingin menyaksikan primata nokturnal Tarsius di alam liar dan menikmati panorama langit bertabur bintang, kunjungan pada sore hari bisa menjadi pilihan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Kisah Pahlawan Sains...
Kisah 'Pahlawan Sains Nyalakan' Semangat Belajar di Bengkulu
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan,...
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan, BCA Tempat Kerja Terbaik di Asia, 8 Tahun Berturut-turut
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Rekomendasi
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved