Legenda Cerita Rakyat Sumsel, Antu Banyu di Negeri Sembilan Sungai

Senin, 21 September 2020 - 05:00 WIB
loading...
Legenda Cerita Rakyat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
PALEMBANG - Di balik panoramanya nan indah memesona, Sungai Musi yang membelah Kota Palembang, Sumatera Selatan ternyata menyimpan banyak misteri, salah satunya misteri Antu Banyu.

Dalam bahasa Indonesia, Antu Banyu artinya Hantu Air. Cerita Antu Banyu yang terkenal di Sumatera Selatan tidak terlepas dari kondisi geografis daerah tersebut yang memiliki banyak sungai.

Semua sungai bermuara ke Sungai Musi, yang memiliki panjang 750 kilometer. Membentang dari sumber mata airnya di daerah Kepahiang Bengkulu, melintasi 17 kabupaten/kota, hingga bermuara ke laut menuju Selat Bangka.

Ada sembilan sungai besar yang bermuara ke Sungai Musi, makanya Sumatera Selatan dikenal dengan sebutan “Negeri Batanghari Sembilan” (Negeri sembilan Sungai).

Sembilan sungai itu adalah Sungai Komering, Rawas, Batanghari, Leko, Lakitan, Kelingi, Lematang, Semangus, dan Ogan.

Di tengah masyarakat yang mendiami sepanjang aliran sungai di Sumatera Selatan ini, cerita Antu Banyu begitu terkenal.

Cerita ini berkembang melampaui batas ruang dan waktu, melintas zaman, melekat sejak lama, diwarisi bahkan dipercaya oleh pewaris aktifnya secara turun-temurun.

Makanya tak heran, meski hanya mitos tapi Antu Banyu seperti nyata. Jika di Palembang terkenal dengan Antu Banyu, maka masyarakat di daerah Komering (sungai Komering) mengenalnya dengan nama Antu Anyar.

Lalu masyarakat Lintang (di bagian hulu sungai Musi) menyebutnya Antu Ayek, dan masyarakat Muara Dua (di muara sungai Ogan dan Komering) mengenal jenis hantu ini dengan sebutan Hantu Lawok.

Sejak dulu sampai sekarang, jika seorang anak kecil sering bermain atau berenang terlalu lama di sungai, biasanya akan ditegur oleh orangnya dengan mengatakan “Ati-ati maen di sungi, gek diambek antu banyu!” (hati-hati main/mandi di sungai, nanti diambil hantu air).

Ada dua versi mengenai awal mula munculnya Antu Banyu. Pertama, kisah mengenai putra mahkota kerajaan yang menderita bau badan dengan putri dari negara seberang.

Pangeran ini badannya berbau amis yang kuat sekali sehingga banyak yang menjauhi dan enggan menikah dengannya.

Sampai ada seorang raja yang bersedia menikahkan putrinya dengan pangeran amis. Namun, ketika pernikahan akan berlangsung, kedua mempelai diarak keliling berdua di dalam sebuah tenda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Tol Palembang-Betung Tembus 85,74 Persen, Kapan Beroperasi?
Rekomendasi
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved