Sumatera-Jawa Berpotensi Cuaca Ekstrem, BNPB Imbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 05 Mei 2026 - 07:08 WIB
loading...
Sumatera-Jawa Berpotensi...
BPBD Kabupaten OKU mengevakuasi korban banjir di Desa Gunung Meraksa. Foto: Dok BPBD
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk waspada potensi ancaman hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor, yang masih dapat terjadi. Mengingat, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Beberapa provinsi, seperti Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan wilayah di Pulau Jawa, bahkan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

Pria yang akrab disapa Aam ini pun mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan kesiapsiagaan dini menjadi kunci pengurangan risiko bencana. BNPB mengimbau BPBD untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta jalur komunikasi sampai ke tingkat aparat desa guna mendukung aksi dini agar masyarakat terhindar dari bencana.

Baca juga: Banjir Melanda Ogan Komering Ulu, 450 Jiwa Terdampak



"Di samping itu, seluruh pihak diharapkan terus memantau dan memutakhirkan informasi sehingga peringatan dini dapat diteruskan kepada warga di wilayah yang berpotensi terdampak," katanya.

Banjir Melanda Sejumlah Daerah


BNPB mencatat sejumlah bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam periode Minggu (3/5/2026), pukul 07.00 WIB, hingga Senin (4/5/2026), pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, tercatat beberapa kejadian yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah.

Banjir terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatra Selatan, pada Minggu (3/5), pukul 06.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa hujan lebat berdurasi panjang menyebabkan debit air Sungai Wal meluap. "Akibatnya, banjir merendam satu desa di Kecamatan Lubuk Batang, yaitu Desa Gunung Meraksa," kata Aam.

Aam mengatakan BPBD Kabupaten OKU mengidentifikasi sebanyak 164 KK atau 450 jiwa terdampak akibat insiden tersebut. Personel gabungan melakukan upaya penanganan darurat saat banjir melanda masyarakat.

"Di samping itu, untuk mengantisipasi meluasnya dampak, BPBD menyebarluaskan informasi peringatan dini dan kesiapsiagaan kepada warga. Pada Minggu petang (3/5), banjir yang menggenangi rumah warga masih belum surut," ujarnya.

Sementara itu, Aam mengatakan banjir juga terjadi di wilayah Kalimantan Barat. BPBD Kabupaten Landak melaporkan tiga desa di dua kecamatan terdampak peristiwa ini. Daerah yang terkena dampak, yaitu Desa Amboyo Utara di Kecamatan Ngabang serta Desa Meranti dan Desa Tau di Kecamatan Meranti. Sebanyak 34 KK atau 114 jiwa terdampak di tiga desa tersebut.

Aam mengatakan banjir di Kabupaten Landak terjadi pada Minggu (3/5) setelah hujan turun terus-menerus. Saat banjir terjadi, tinggi muka air di Desa Meranti teramati antara 40 hingga 1.000 cm.

"Berdasarkan pantauan pada Senin (3/5), air masih cenderung naik di Desa Meranti dan Desa Tau. Sementara itu, genangan di Desa Amboyo Utara telah surut," ujar Aam.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Rekomendasi
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved