Evakuasi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Selesai, 15 Orang Tewas dan 84 Luka-luka
Selasa, 28 April 2026 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
“Dan update sampai dengan jam 1 siang tadi ada 15 orang yang meninggal dunia. Dan 88 orang yang masih dirawat termasuk ada tiga yang tadinya terjepit bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit,” kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Para korban yang luka ini sebagian besar masih dirawat di 8 rumah sakit. Dari data tersebut terlihat bahwa jumlah korban dari tragedi ini bertambah. Sebab, sebelumnya PT KAI sendiri mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal hanya mencapai 14 orang dan jumlah korban luka-luka mencapai 84 orang.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa saat ini proses perbaikan dan evakuasi gerbong masih terus berjalan hingga saat ini. Ditargetkan proses tersebut bisa rampung pada sore ini agar perjalanan kereta api bisa berangsur normal.
“Dan tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta. Yaitu gerbong yang gerbong khusus wanita KRL yang saat ini sekali lagi masih dalam proses evakuasi atau recovery,” ucap dia.
Meski demikian, pengecekan kelistrikan di bagian atas yang sangat berpengaruh terhadap perjalanan KRL. Dia mengungkapkan bahwa itu sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang telah berkunjung ke RSUD Bekasi pada pagi tadi.
“Menurut penjelasan dari KAI tadi perlu ada pengecekan lagi terkait dengan listrik aliran atas. Ini juga harus dipastikan bisa beroperasi secara normal kembali. Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang tadi sudah juga secara langsung datang ke lokasi ke Bekasi ini,” pungkas AHY.
Para korban yang luka ini sebagian besar masih dirawat di 8 rumah sakit. Dari data tersebut terlihat bahwa jumlah korban dari tragedi ini bertambah. Sebab, sebelumnya PT KAI sendiri mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal hanya mencapai 14 orang dan jumlah korban luka-luka mencapai 84 orang.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa saat ini proses perbaikan dan evakuasi gerbong masih terus berjalan hingga saat ini. Ditargetkan proses tersebut bisa rampung pada sore ini agar perjalanan kereta api bisa berangsur normal.
“Dan tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta. Yaitu gerbong yang gerbong khusus wanita KRL yang saat ini sekali lagi masih dalam proses evakuasi atau recovery,” ucap dia.
Meski demikian, pengecekan kelistrikan di bagian atas yang sangat berpengaruh terhadap perjalanan KRL. Dia mengungkapkan bahwa itu sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang telah berkunjung ke RSUD Bekasi pada pagi tadi.
“Menurut penjelasan dari KAI tadi perlu ada pengecekan lagi terkait dengan listrik aliran atas. Ini juga harus dipastikan bisa beroperasi secara normal kembali. Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang tadi sudah juga secara langsung datang ke lokasi ke Bekasi ini,” pungkas AHY.
(shf)
Lihat Juga :