China Blacklist Produk Seafood Asal Indonesia karena Positif COVID-19

Sabtu, 19 September 2020 - 09:51 WIB
loading...
China Blacklist Produk...
Partikel virus corona ditemukan pada kemasan produk makanan seafood asal Indonesia. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
JAKARTA - Partikel virus corona ditemukan pada kemasan produk makanan seafood asal Indonesia.Otoritas China pun langsung bereaksi dengan mem black list produk dan melarang impor produk tersebut ke negaranya. Baca : COVID-19 Sudah Infeksi 190 Warga di Kota Parepare

Menurut keterangan di situs web Bea Cukai China , produk seafood yang di-black list oleh Beijing itu diketahui dari PT Putri Indah. Perusahaan yang terkena black list oleh China itu dilaporkan berbasis di suatu tempat di Sumatra Utara. Namun, perusahaan tersebut tidak membalas permintaan komentar baik pesan singkat maupun panggilan telepon dari media.

Mengutip laporan Bloomberg, Sabtu (19/09/2020), pihak berwenang China telah mengarahkan penyelidikan terhadap produk impor seafood, daging, kemasan, dan bahkan wadah karena dicurigai menjadi sumber potensial virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 sejak Juni setelah mereka berulang kali menemukan jejak patogen tertentu yang diketahui.

Meski begitu, menurut Bea Cukai China awal bulan ini, hanya ada sekitar enam dari total 500.000 sampel yang kembali dengan hasil positif virus corona. Negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu sebelumnya telah melarang impor dari produk berbeda yang mencakup daging beku, sayap ayam Brazil, dan bahkan udang Ekuador setelah dites positif COVID-19 .

Meskipun Food and Drug Administration (FDA) atau Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) telah mengklaim bahwa sebenarnya tidak ada bukti COVID-19 dapat ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan tertentu, para peneliti China menyatakan masih menemukan virus corona pada salmon dingin tertentu yang kemungkinan benar-benar menular selama lebih dari seminggu. Baca Juga : China Minta AS Berhenti Ikut Campur Urusan Negaranya

Perhatian telah meningkat di seluruh dunia dan meskipun sebelumnya dulunya adalah ASF atau Flu Babi Afrika yang meskipun tidak mematikan bagi manusia tetapi bisa mematikan bagi babi lain, gelombang pasang telah berubah dan semua orang waspada terhadap tanda-tanda virus corona .

Selain ASF, bea cukai juga harus menangani flu burung yang ditularkan melalui unggas—seringkali ayam—yang berpotensi membahayakan namun belum tentu berakibat fatal. Lantaran virus corona menjadi perbincangan, bea cukai telah meningkatkan kewaspadaan mereka dalam mencoba mencegah kemungkinan risiko kesehatan di dalam negara mereka. Baca Lagi : Perwali 51 dan 53 Diterapkan Pekan Depan, Pelanggar Akan Kena Denda
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Pabrik Narkoba Liquid...
Pabrik Narkoba Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Ancol Jaringan China-Malaysia
Momen Raden Wijaya Pimpin...
Momen Raden Wijaya Pimpin Prajurit Majapahit Pukul Mundur Pasukan Tartar China
Kisah Kaisar Khubilai...
Kisah Kaisar Khubilai Khan Gagal Kuasai Selat Malaka Akibat Singasari Tancapkan Kekuasaan
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia vs Timnas China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved