Sulap Sampah Jadi Cuan, Sandiaga Uno Tumbuhkan Desa Emas di Kebumen
Rabu, 15 April 2026 - 17:03 WIB
loading...
INOTEK Foundation bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa Emas 2026 di Aula Desa Lajer, Dukuh Kademagan Ambal, Kebumen, belum lama ini. Foto: Ist
A
A
A
KEBUMEN - INOTEK Foundation bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa Emas 2026 di Aula Desa Lajer, Dukuh Kademagan Ambal, Kebumen, belum lama ini. Hal ini dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Kegiatan yang diikuti puluhan warga itu meliputi workshop pemintalan bahan baku pelepah pisang hingga merangkainya menjadi kerajinan tangan. Dalam sesi tersebut, hadir Siswanto, pelaku usaha sukses kerajinan berbahan baku pelepah pisang.
Baca juga: Ratusan UMKM Ikuti Program Desa Emas 2026 Majalengka
ASN Kecamatan Alian, Kebumen itu membuktikan limbah pelepah pisang memiliki nilai ekonomi tinggi. Di sela kesibukannya, dia mengelola usaha sampingan sebagai koordinator dan pengepul bahan baku pelepah pisang kering.
Siswanto berbagi kisah inspiratif tentang awal mula merintis usaha kerajinan pelepah pisang hingga berhasil meraih pendapatan tambahan yang melampaui UMR Kebumen.
Keuntungan tersebut kini menjadi penopang kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan anak-anaknya. Usai sharing session, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Perhitungan HPP dan Kelola Keuangan.
Selanjutnya, workshop fotografi dan optimasi AI untuk menghasilkan foto produk profesional serta workshop optimasi sosial media untuk pemasaran.
Founder YIS Sandiaga Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari praktik pemintalan serat pelepah pisang. Materi workshop mencakup pengenalan bahan baku, teknik pemotongan pelepah kering, hingga prosedur penggunaan alat pemintal.
Menariknya, hasil karya sebanyak 21 peserta dari sesi sebelumnya sudah berhasil menghasilkan tali pelepah pisang dengan total 97,3 kg.
Hasil tali pelepah pisang kemudian langsung dibeli offtaker Agrominafiber, sehingga manfaat ekonomi dari pelatihan ini dapat langsung dirasakan masyarakat. "Tujuan kegiatan ini menciptakan mindset entrepreneur bahwa setiap hal di sekitar kita bisa menjadi cuan bila diolah dengan baik," ujar Sandiaga Uno, Selasa (14/4/2026).
Berbekal pelatihan, masyarakat diharapkan mampu merencanakan usaha dengan baik dan target yang jelas. Kemudian, memiliki perhitungan dalam mengambil keputusan, khususnya dalam keuangan serta promosi produk. "Terpenting fokus membangun usaha berkelanjutan dan bisnis jangka panjang," ucapnya.
Kegiatan yang diikuti puluhan warga itu meliputi workshop pemintalan bahan baku pelepah pisang hingga merangkainya menjadi kerajinan tangan. Dalam sesi tersebut, hadir Siswanto, pelaku usaha sukses kerajinan berbahan baku pelepah pisang.
Baca juga: Ratusan UMKM Ikuti Program Desa Emas 2026 Majalengka
ASN Kecamatan Alian, Kebumen itu membuktikan limbah pelepah pisang memiliki nilai ekonomi tinggi. Di sela kesibukannya, dia mengelola usaha sampingan sebagai koordinator dan pengepul bahan baku pelepah pisang kering.
Siswanto berbagi kisah inspiratif tentang awal mula merintis usaha kerajinan pelepah pisang hingga berhasil meraih pendapatan tambahan yang melampaui UMR Kebumen.
Keuntungan tersebut kini menjadi penopang kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan anak-anaknya. Usai sharing session, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Perhitungan HPP dan Kelola Keuangan.
Selanjutnya, workshop fotografi dan optimasi AI untuk menghasilkan foto produk profesional serta workshop optimasi sosial media untuk pemasaran.
Founder YIS Sandiaga Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari praktik pemintalan serat pelepah pisang. Materi workshop mencakup pengenalan bahan baku, teknik pemotongan pelepah kering, hingga prosedur penggunaan alat pemintal.
Menariknya, hasil karya sebanyak 21 peserta dari sesi sebelumnya sudah berhasil menghasilkan tali pelepah pisang dengan total 97,3 kg.
Hasil tali pelepah pisang kemudian langsung dibeli offtaker Agrominafiber, sehingga manfaat ekonomi dari pelatihan ini dapat langsung dirasakan masyarakat. "Tujuan kegiatan ini menciptakan mindset entrepreneur bahwa setiap hal di sekitar kita bisa menjadi cuan bila diolah dengan baik," ujar Sandiaga Uno, Selasa (14/4/2026).
Berbekal pelatihan, masyarakat diharapkan mampu merencanakan usaha dengan baik dan target yang jelas. Kemudian, memiliki perhitungan dalam mengambil keputusan, khususnya dalam keuangan serta promosi produk. "Terpenting fokus membangun usaha berkelanjutan dan bisnis jangka panjang," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :