Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci
Selasa, 14 April 2026 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
"Pada sektor sosial dan ekonomi, aktivitas belajar-mengajar dilaporkan telah kembali normal. Hal ini dibarengi dengan langkah penguatan ekonomi lokal serta distribusi bantuan yang diklaim semakin efektif dan tepat sasaran," ucapnya.
Lihat video: Prabowo Datangi Lokasi Huntara Banjir Aceh, 198 Unit Siap Dihuni
Tidak hanya pemulihan fisik, Safrizal juga menyoroti pentingnya stabilitas kepemimpinan dalam masa transisi. Sebagai sosok yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, ia dinilai berhasil menjaga kondusivitas daerah, mulai dari mengawal transisi politik dalam pilkada hingga mendukung integritas akademis di Universitas Syiah Kuala melalui perannya sebagai Ketua Majelis Wali Amanat.
"Sinergi antara pemerintah dan kalangan akademisi adalah kunci agar setiap kebijakan pemulihan berbasis pada data dan benar-benar tepat sasaran," katanya.
Safrizal mengakui tantangan yang dihadapi memang besar. Namun, kata "berat" bukan sebuah keluhan, melainkan pengingat akan besarnya tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak.
"Ini bukan sekadar soal cepat atau lambat, tetapi soal memastikan setiap langkah pemulihan benar-benar mampu membawa masyarakat Aceh kembali bangkit dengan lebih kuat," ucapnya.
Lihat video: Prabowo Datangi Lokasi Huntara Banjir Aceh, 198 Unit Siap Dihuni
Tidak hanya pemulihan fisik, Safrizal juga menyoroti pentingnya stabilitas kepemimpinan dalam masa transisi. Sebagai sosok yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, ia dinilai berhasil menjaga kondusivitas daerah, mulai dari mengawal transisi politik dalam pilkada hingga mendukung integritas akademis di Universitas Syiah Kuala melalui perannya sebagai Ketua Majelis Wali Amanat.
"Sinergi antara pemerintah dan kalangan akademisi adalah kunci agar setiap kebijakan pemulihan berbasis pada data dan benar-benar tepat sasaran," katanya.
Safrizal mengakui tantangan yang dihadapi memang besar. Namun, kata "berat" bukan sebuah keluhan, melainkan pengingat akan besarnya tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak.
"Ini bukan sekadar soal cepat atau lambat, tetapi soal memastikan setiap langkah pemulihan benar-benar mampu membawa masyarakat Aceh kembali bangkit dengan lebih kuat," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :