Pengusaha Tenda Hajatan di Bekasi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Jum'at, 10 April 2026 - 20:03 WIB
loading...
Pengusaha tenda hajatan berinsial ES (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Foto: Ilustrasi/Dok SindoNews
A
A
A
BEKASI - Pengusaha tenda hajatan berinsial ES (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hal ini membuat geger warga setempat.
Saat diketemukan, jasad korban tergeletak bersimbah darah dengan luka di tubuhnya. Polisi turun tangan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan.
"Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Gempa Susulan di Batang Dua, Perindo Ternate Salurkan Bantuan untuk Jaga Ketahanan Warga
Kini, jenazah korban telah di evakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian.
"Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi," ujarnya.
Adapun peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 12.20 WIB di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti. Awal mula kejadian terkuak dari kecurigaan karyawan korban.
Mereka datang ke rumah untuk mengambil perlengkapan tenda, namun tak mendapat respons sama sekali dari korban. Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Saat diketemukan, jasad korban tergeletak bersimbah darah dengan luka di tubuhnya. Polisi turun tangan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan.
"Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Gempa Susulan di Batang Dua, Perindo Ternate Salurkan Bantuan untuk Jaga Ketahanan Warga
Kini, jenazah korban telah di evakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian.
"Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi," ujarnya.
Adapun peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 12.20 WIB di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti. Awal mula kejadian terkuak dari kecurigaan karyawan korban.
Mereka datang ke rumah untuk mengambil perlengkapan tenda, namun tak mendapat respons sama sekali dari korban. Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
(rca)
Lihat Juga :