BMKG Catat 48 Gempa Susulan setelah Gempa Bitung M7,6
Kamis, 02 April 2026 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya untuk status Waspada, yaitu dengan ketinggian tsunami kurang dari setengah meter, di Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, dan Bolaang Mongondow bagian selatan.
Faisal menjelaskan bahwa berdasarkan SOP yang berlaku, jika gempa bumi berpotensi tsunami, BMKG mengeluarkan peringatan dini satu hingga empat. “Ini perlu kami sampaikan urutan parameter gempa yaitu lokasi, magnitudo, serta waktu yang telah dirilis pada pukul 05.50 Waktu Indonesia Barat atau 2 menit 45 detik setelah gempa,” jelasnya.
Baca juga: Tsunami Terjadi di 9 Wilayah usai Gempa Bitung M7,6
“Kemudian peringatan dini kedua yang berisi update parameter gempa, ya, lokasi, magnitudo, hingga waktu, itu dirilis 8 menit 7 detik setelah gempa. Peringatan dini ketiga juga berisi update parameter dan hasil observasi tide gauge pada waktu tiba dan ketinggian tsunami, dirilis tiga kali, kira-kira pada 59 menit 38 detik setelah gempa, 1 jam 38 menit setelah gempa, hingga pada 3 jam 45 menit setelah gempa. Ini sesuai dengan SOP, ya,” jelasnya.
Kemudian peringatan dini keempat, kata Faisal, berisi pengakhiran peringatan dini pada pukul 09.56 WIB. “Perlu kami sampaikan bahwa untuk peringatan dini keempat untuk pengakhiran peringatan dini tsunami ini juga sangat penting. Setelah pengakhiran, maka tim penyelamat, tim SAR dari BPBD yang memberikan pertolongan, atau tim untuk asesmen bangunan dan lain sebagainya, itu dapat masuk ke lokasi-lokasi terdampak tsunami,” ujarnya.
Faisal menjelaskan bahwa berdasarkan SOP yang berlaku, jika gempa bumi berpotensi tsunami, BMKG mengeluarkan peringatan dini satu hingga empat. “Ini perlu kami sampaikan urutan parameter gempa yaitu lokasi, magnitudo, serta waktu yang telah dirilis pada pukul 05.50 Waktu Indonesia Barat atau 2 menit 45 detik setelah gempa,” jelasnya.
Baca juga: Tsunami Terjadi di 9 Wilayah usai Gempa Bitung M7,6
“Kemudian peringatan dini kedua yang berisi update parameter gempa, ya, lokasi, magnitudo, hingga waktu, itu dirilis 8 menit 7 detik setelah gempa. Peringatan dini ketiga juga berisi update parameter dan hasil observasi tide gauge pada waktu tiba dan ketinggian tsunami, dirilis tiga kali, kira-kira pada 59 menit 38 detik setelah gempa, 1 jam 38 menit setelah gempa, hingga pada 3 jam 45 menit setelah gempa. Ini sesuai dengan SOP, ya,” jelasnya.
Kemudian peringatan dini keempat, kata Faisal, berisi pengakhiran peringatan dini pada pukul 09.56 WIB. “Perlu kami sampaikan bahwa untuk peringatan dini keempat untuk pengakhiran peringatan dini tsunami ini juga sangat penting. Setelah pengakhiran, maka tim penyelamat, tim SAR dari BPBD yang memberikan pertolongan, atau tim untuk asesmen bangunan dan lain sebagainya, itu dapat masuk ke lokasi-lokasi terdampak tsunami,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :