Ramai-ramai ke Gerakan Sembako Murah di Monas, Antrean Masuk Parkiran Stasiun Gambir Mengular
Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:57 WIB
loading...
Antrean masuk parkiran Stasiun Gambir mengular. Foto: Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Kepadatan kendaraan terjadi di parkiran Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada Sabtu (28/3/2026). Hal ini terjadi menjelang digelarnya Gerakan Sembako Murah yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Pantauan di lokasi sejak pukul 14.31 WIB, ratusan sepeda motor mengantre untuk memasuki parkiran Stasiun Gambir. Beberapa mengaku bahwa kedatangan mereka untuk menghadiri Gerakan Sembako Murah.
Salah satunya Oji (42) yang datang dari daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "(Mau) ke Monas, ada pembagian sembako," kata Oji saat ditemui di lokasi.
![Ramai-ramai ke Gerakan Sembako Murah di Monas, Antrean Masuk Parkiran Stasiun Gambir Mengular]()
Baca juga: Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
"Sudah ngantre panjang-panjang pas udah di pintu ditutup, ga boleh masuk," sambungnya.
Hal senada juga dialami Budi (37) yang datang dari Petukangan Selatan, Jakarta Selatan yang ke Monas untuk mengikuti Gerakan Sembako Murah. Menurutnya, ia telah mencoba memarkirkan kendaraannya di parkiran IRTI, namun sudah penuh juga.
"Sudah muter-muter, entar kalau muter lagi juga sama aja, balik-balik lagi ketemu di sini," ujar Budi.
Tingginya volume kendaraan di lokasi, menyebabkan Jalan Merdeka Timur mengalami kemacetan.
Beberapa saat kemudian, petugas menutup pintu masuk parkir lantaran kapasitas sudah penuh. Petugas yang berada di lokasi kemudian meminta warga untuk mencari kantong parkir lainnya yang tersedia di kawasan Monas.
Hingga berita ini ditulis, parkiran Stasiun Gambir sudah ditutup, baik untuk motor maupun mobil. Sementara itu, kepadatan kendaraan di Jalan Merdeka Timur masih terjadi.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menggelar kegiatan gerakan sembako murah di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (28/3/2026). Dengan adanya kegiatan itu, pengedara diimbau untuk menghindari kawasan Monas.
Selain acara tersebut, area Monas diprediksi akan dipadati pengunjung yang hendak menghabiskan waktu libur lebaran 2026 untuk berwisata.
"Sehubungan dengan adanya kegiatan 'Gerakan Sembako Murah' oleh Presiden Republik Indonesia serta tingginya intensitas masyarakat yang berwisata di akhir libur Lebaran, kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk menghindari Kawasan Monas," tulis keterangan akun X, @TMCPoldaMetro, Sabtu (28/3/2026).
Masyarakat diimbau menghindari Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Selatan,Jalan Medan Merdeka Barat. Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif atau memanfaatkan transportasi umum untuk menuju lokasi tujuan.
"Guna menghindari kepadatan lalu lintas, masyarakat disarankan untuk menggunakan jalur alternatif atau transportasi umum," sambungnya.
Selama kegiatan berlangsung, pengendara diminta untuk mengikuti instruksi petugas di lapangan. Serta selalu waspada terhadap potensi bahaya.
"Mohon ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama. Tetap waspada dan utamakan keselamatan dalam berkendara!," pungkasnya.
![Ramai-ramai ke Gerakan Sembako Murah di Monas, Antrean Masuk Parkiran Stasiun Gambir Mengular]()
Personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah sebanyak 7.728 personel dikerahkan untuk mengamankan kegiatan pembagian sembako dan pasar murah di Lapangan Ikada, kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono dalam apel memastikan pengecekan kesiapan personel sekaligus pembagian tugas pengamanan di sejumlah titik strategis.
Dia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar apel seremonial, melainkan bentuk kesiapan akhir dalam menghadapi potensi kerawanan di lapangan, mengingat kegiatan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi dihadiri ribuan masyarakat.
“Apel ini bukan formalitas, ini pengecekan terakhir kesiapan personel dan perlengkapan. Saya harap seluruh padal memahami tugasnya masing-masing,” kata Dekananto.
Ia mengingatkan adanya potensi lonjakan massa, terutama dari warga yang tidak memiliki kupon. Diketahui, kupon yang disebar mencapai 100 ribu, sementara panitia hanya menyiapkan sekitar 4.000 tiket bagi masyarakat yang dapat masuk ke area utama, rencana pembagian akan di mulai pada pukul 15.00 wib. sampai dengan selesai pada pukul 21.00 WIB.
“Petugas di pintu masuk harus tegas. Yang boleh masuk hanya yang memiliki tiket dan gelang, di luar itu tidak diperkenankan masuk untuk menghindari kericuhan,” ujarnya.
Selain pengaturan akses, personel juga diminta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pencopetan, penjambretan, hingga pencurian kendaraan bermotor. “Pengamanan harus dilakukan secara humanis, namun tetap tegas. Jangan sampai ada kejadian sekecil apa pun,” tegasnya.
Ribuan personel disebar di berbagai titik, mulai dari area cawan Monas, pintu masuk kawasan, hingga ruas jalan utama di sekitar seperti Jalan Merdeka Utara, Selatan, Barat, dan Timur. Apel pengamanan dimulai pukul 13.40 WIB dan diakhiri dengan doa bersama.
Selanjutnya, seluruh personel langsung menempati titik ploting masing-masing. Hingga apel selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat akan terus bersiaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Pantauan di lokasi sejak pukul 14.31 WIB, ratusan sepeda motor mengantre untuk memasuki parkiran Stasiun Gambir. Beberapa mengaku bahwa kedatangan mereka untuk menghadiri Gerakan Sembako Murah.
Salah satunya Oji (42) yang datang dari daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "(Mau) ke Monas, ada pembagian sembako," kata Oji saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
"Sudah ngantre panjang-panjang pas udah di pintu ditutup, ga boleh masuk," sambungnya.
Hal senada juga dialami Budi (37) yang datang dari Petukangan Selatan, Jakarta Selatan yang ke Monas untuk mengikuti Gerakan Sembako Murah. Menurutnya, ia telah mencoba memarkirkan kendaraannya di parkiran IRTI, namun sudah penuh juga.
"Sudah muter-muter, entar kalau muter lagi juga sama aja, balik-balik lagi ketemu di sini," ujar Budi.
Tingginya volume kendaraan di lokasi, menyebabkan Jalan Merdeka Timur mengalami kemacetan.
Beberapa saat kemudian, petugas menutup pintu masuk parkir lantaran kapasitas sudah penuh. Petugas yang berada di lokasi kemudian meminta warga untuk mencari kantong parkir lainnya yang tersedia di kawasan Monas.
Hingga berita ini ditulis, parkiran Stasiun Gambir sudah ditutup, baik untuk motor maupun mobil. Sementara itu, kepadatan kendaraan di Jalan Merdeka Timur masih terjadi.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menggelar kegiatan gerakan sembako murah di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (28/3/2026). Dengan adanya kegiatan itu, pengedara diimbau untuk menghindari kawasan Monas.
Selain acara tersebut, area Monas diprediksi akan dipadati pengunjung yang hendak menghabiskan waktu libur lebaran 2026 untuk berwisata.
"Sehubungan dengan adanya kegiatan 'Gerakan Sembako Murah' oleh Presiden Republik Indonesia serta tingginya intensitas masyarakat yang berwisata di akhir libur Lebaran, kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk menghindari Kawasan Monas," tulis keterangan akun X, @TMCPoldaMetro, Sabtu (28/3/2026).
Masyarakat diimbau menghindari Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Selatan,Jalan Medan Merdeka Barat. Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif atau memanfaatkan transportasi umum untuk menuju lokasi tujuan.
"Guna menghindari kepadatan lalu lintas, masyarakat disarankan untuk menggunakan jalur alternatif atau transportasi umum," sambungnya.
Selama kegiatan berlangsung, pengendara diminta untuk mengikuti instruksi petugas di lapangan. Serta selalu waspada terhadap potensi bahaya.
"Mohon ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama. Tetap waspada dan utamakan keselamatan dalam berkendara!," pungkasnya.
7.728 Personel Gabungan Dikerahkan

Personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah sebanyak 7.728 personel dikerahkan untuk mengamankan kegiatan pembagian sembako dan pasar murah di Lapangan Ikada, kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono dalam apel memastikan pengecekan kesiapan personel sekaligus pembagian tugas pengamanan di sejumlah titik strategis.
Dia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar apel seremonial, melainkan bentuk kesiapan akhir dalam menghadapi potensi kerawanan di lapangan, mengingat kegiatan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi dihadiri ribuan masyarakat.
“Apel ini bukan formalitas, ini pengecekan terakhir kesiapan personel dan perlengkapan. Saya harap seluruh padal memahami tugasnya masing-masing,” kata Dekananto.
Ia mengingatkan adanya potensi lonjakan massa, terutama dari warga yang tidak memiliki kupon. Diketahui, kupon yang disebar mencapai 100 ribu, sementara panitia hanya menyiapkan sekitar 4.000 tiket bagi masyarakat yang dapat masuk ke area utama, rencana pembagian akan di mulai pada pukul 15.00 wib. sampai dengan selesai pada pukul 21.00 WIB.
“Petugas di pintu masuk harus tegas. Yang boleh masuk hanya yang memiliki tiket dan gelang, di luar itu tidak diperkenankan masuk untuk menghindari kericuhan,” ujarnya.
Selain pengaturan akses, personel juga diminta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pencopetan, penjambretan, hingga pencurian kendaraan bermotor. “Pengamanan harus dilakukan secara humanis, namun tetap tegas. Jangan sampai ada kejadian sekecil apa pun,” tegasnya.
Ribuan personel disebar di berbagai titik, mulai dari area cawan Monas, pintu masuk kawasan, hingga ruas jalan utama di sekitar seperti Jalan Merdeka Utara, Selatan, Barat, dan Timur. Apel pengamanan dimulai pukul 13.40 WIB dan diakhiri dengan doa bersama.
Selanjutnya, seluruh personel langsung menempati titik ploting masing-masing. Hingga apel selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat akan terus bersiaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
(rca)
Lihat Juga :